fbpx
All Posts By

Mardian Rinaldi

bitcoin ethereum ripple

Dimusuhi: Bitcoin, Ethereum, dan Ripple tetap Melangkah dengan Indah

By | Berita
  • Ketiga Cryptocurrency terkemuka Bitcoin, Ethereum dan Ripple berjuang untuk melepaskan diri dari zona bearish (tren turun), dan membangkitkan bulls (tren naik).
  • China kemungkinan mempercepat peluncuran mata uang digital untuk melawan Virus Corona.
  • Rusia kemungkinan segera melarang Cryptocurrency sebagai alat pembayaran.

Pasar Cryptocurrency hari Jumat ini diwarnai dengan semak hijau besar untuk Bitcoin Ethereum, dan Ripple. Pendapatan ini datang untuk memperbaiki hasil koreksi negatif minggu ini saat Bitcoin tenggelam ke $9,500 hingga dua kali, kemudian Ethereum menyentuh titik terendah minggu ini di $245, dan Ripple yang jatuh hingga $0.26. Disisi lain, bulls (tren naik) telah membuat keputusan untuk mengakhiri minggu ini dengan pergerakan yang cukup baik. Beberapa pemimpin pasar termasuk Ethereum mengalami kenaikan 3.69% dan EOS yang bertumbuh sekitar 3.03%.

Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum & Ripple – FXStreet 19 Feb

Virus Corona dapat mempercepat peluncuran mata uang digital Cina

Perlawanan terhadap Virus Corona menjadi salah satu alasan yang menyebabkan People’s Bank of China (PBOC) mempercepat rencana untuk meluncurkan mata uang digital menurut tanggapan dari mantan Presiden Bank Sentral Lihiu Li. Ia menyatakan bahwa sistem mata uang digital memberikan efisiensi, ramah biaya, dan bermanfaat pada masa sulit. Saat ini Li merupakan Kepala Blockchain di National Internet Finance Association yang dikelola negara.

Baca juga: Dampak Virus Corona: Cryptocurrency Naik, Sedangkan Trader Saham Dikuasai Ketakutan

Pemerintah telah mengambil langkah-langkah, seperti mengkarantina uang kertas bekas dan membuat distribusi baru 600 miliar Yuan untuk menghentikan penyebaran virus, terutama di Huobei. Cina juga membatasi pergerakan di wilayah yang terkena dampak virus ini.

Rusia bergerak menuju larangan pembayaran Cryptocurrency

Federal Security Service (FSB) Rusia sudah membuat persetujuan dengan Bank Sentral Rusia, bahwa pembayaran digital tidak diperbolehkan di negara tersebut. Sebuah surat dikirim ke Presiden, Vladimir Putin dari Wakil Perdana Menteri, Dmitry Chernyshenko yang menyatakan bahwa kedua institusi telah sepakat untuk melarang Cryptocurrency sebagai alat pembayaran.

Baca juga: Pengadopsian Cryptocurrency: Bagaimana Bisnis Beradaptasi Terhadap Revolusi Cryptocurrency?

“Sebuah keputusan telah dibuat sehubungan dengan pertemuan di pemerintahan untuk menetapkan larangan terkait keberadaan dan penggunaan Cryptocurrency sebagai alat pembayaran.”

Update Harga Bitcoin

Harga Bitcoin saat ini berada diatas $9,700 setelah kembali sembuh dari area $9,500 dan $9,600. Titik resisten (batas atas) pada 50 SMA di $9,800 pada grafik 2 jam harus turun untuk membuka pintu menuju $10,000. Sinyal RSI yang bullish (tren naik) cenderung mendominasi, namun pergerakan sideways menunjukan kalau sesi saat ini akan cenderung menjadi perdagangan sideways (harga stabil yang tidak menunjukan tren apapun).

Baca juga: Harga Bitcoin Turun? Cek Update Harga Cryptocurrency Berikut

Update Harga Ethereum & Ripple

Ethereum diperdagangkan pada $261 setelah menambahkan sekitar $4 pada nilai pembuka yaitu $257. Ketinggian intraday telah membentuk $264. Pergerakan lebih jauh keatas dibatasi oleh momentum bearish (tren turun) yang mulai terbentuk dan level volatilitas.

Baca juga: Ledakan Cryptocurrency: Bitcoin naik mencapai angka tertingginya, Ethereum dan koin terkemuka lainnya ikut meroket.

Disisi lain, harga Ripple bergerak naik ke $0.2757 mengikuti loncatan dari $0.2711 (nilai pembuka). Namun pergerakan naik gagal untuk menembus $0.2786 (ketinggian intraday) sehingga menyebabkan resisten (batas atas) pada $0.28 tidak teruji.

Source : John Isige at FXStreet.com

Disclaimer : Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.


prediksi harga bitcoin

Prediksi Harga Bitcoin, Ethereum & Ripple – FXStreet 19 Feb

By | Berita

Kali ini Bitocto akan merangkum prediksi harga Bitcoin, Ethereum, dan Ripple berdasarkan fxstreet pada bulan Februari 2020. Terdapat tren naik dan turun pada pergerakan Cryptocurrency saat ini. Berikut kami bahas satu persatu.

Bitcoin: Dua level resisten (batas atas) yang kuat, mencegah BTC untuk meraih zona $10,500

bitcoin fxstreetSource: FXStreet.com

Bitcoin kembali berpijak diatas zona $10,000 ketika prediksi harga Bitcoin melonjak dari $9,705 ke $10,191 hari Selasa kemarin. Kemudian diikuti dengan bear (tren turun) yang mengkoreksi harga ke $10,152 pada awal Rabu ini. Detektor pertemuan harian menunjukan bahwa bulls (tren naik) harus dapat melewati resisten (batas atas) di $10,215 dan $10,345 untuk dapat menjarah zona $10,500.

Baca juga: Harga Bitcoin Turun? Cek Update Harga Cryptocurrency Berikut

Ethereum: Dapat menembus $300 dalam pola terbalik head-and-shoulders

Ethereum sempat berada di zona merah setelah kehilangan halus 0.5% dari nilainya pada hari itu. Walau begitu, sinyal harga dan grafik Cryptocurrency dari FXStreet menunjukan tren yang berlaku adalah bullish (tren naik) di tengah tingkat volatilitas yang tinggi. Intraday setinggi $283 telah dicapai pada hari Rabu ini.

ethereum fxstreetSource: FXStreet.com

Baca juga: Pengadopsian Cryptocurrency: Bagaimana Bisnis Beradaptasi Terhadap Revolusi Cryptocurrency?

Ripple: Bulls (tren naik) kelelahan saat mencapai level $0.30

ripple fxstreetSource: FXStreet.com

Bearish (tren turun) XRP terjadi diawal Rabu ini, harga jatuh dari $0.2985 ke $0.298. Hal ini mengikuti bullish (kenaikan) pada hari Selasa dimana XRP loncat dari $0.287 ke $0.2985. Harga melayang diatas kurva SMA 20, SMA 50, dan SMA 200. Elliott Oscillator mengalami empat sesi merah berturut-turut.

Baca juga:

Source: CRYPTOS on FXStreet.com

Disclaimer: Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.


harga bitcoin turun

Harga Bitcoin Turun? Cek Update Harga Cryptocurrency Berikut

By | Berita

Harga Bitcoin turun lebih dari $300 dalam kurun waktu kurang dari satu jam pada hari Minggu (16/02/2020) kemarin. Walau begitu, Bitcoin telah memangkas sejumlah kerugian sejak lonjakannya dari $9,600 ke $9,790.

Akhir pekan yang buruk untuk harga bullish (naik) Bitcoin

Sebagian besar Cryptocurrency lainnya bernasib lebih buruk, seperti dibuktikan oleh dominasi pasar Bitcoin yang naik satu persen sejak kemarin ke 63.2%.

Baca juga: Pengadopsian Cryptocurrency: Bagaimana Bisnis Beradaptasi Terhadap Revolusi Cryptocurrency?

Akhir pekan buruk yang menyelimuti kenaikan harga Bitcoin dimulai pada hari Sabtu setelah mengalah dari level $10,000. Hari ini (17/02/2020), BTC jatuh lebih jauh dan memantul dari level resisten utama (batas atas) di sekitar $9,600, yang ternyata juga merupakan 20 hari moving average atau 20-MA.

Lalu bagaimana selanjutnya dengan Bitcoin? Level $9,850 perlu digapai kembali, menurut analis pasar Cointelegraph Markets, filbfilb, untuk menghindari jatuh lebih jauh ke $9,400-$9,500 dan bahkan titik support (batas bawah) $8,800.

Baca juga: Ledakan Cryptocurrency: Bitcoin naik mencapai angka tertingginya, Ethereum dan koin terkemuka lainnya ikut meroket.

Perlu dicatat bahwa harga bitcoin turun memberikan “gap” berjangka Bitcoin di $10,495, harga dimana perdagangan berjangka CME BTC ditutup pada hari Jumat. Seperti yang dilaporkan Cointelgraph beberapa kali sebelumnya, fenomena kesenjangan ini dipenuhi pada saat dimulainya kembali perdagangan — biasanya terjadi dalam beberapa hari — tidak luput dari perhatian.

Sementara itu, Indeks Takut dan Serakah telah menurun dari 64 ke 59, yang masih menunjukan sentimen pasar saat ini masih “serakah” dan menunjukan bahwa multi-week rally (kenaikan berkelanjutan) diatas $10,300 akan dikoreksi.

Koin lain menurun

Kenaikan 40% Bitcoin dari tahun ke tahun telah membuat koin lainnya mendapatkan kenaikan yang lebih besar. Namun, sebaliknya juga berlaku karena kerugian koin lain cenderung lebih besar juga.

Baca juga: Bitcoin menurun dibawah $10,000 – Lalu bagaimana?

Ethereum (ETH) menurun hingga 6% dalam 24 jam terakhir, sedangkan EOS dan XRP mengalami penurunan lebih berat dengan masing-masing -9.13% dan -7.83%.

Baca juga: Ethereum Menembus Titik Resisten: Harga Ethereum Berpotensi Naik Terus

“Ya, kita mengalami retracement (pergantian tren sementara),” komentar kontributor reguler Cointelegraph Markets Michaël van de Poppe. Ia melanjutkan:

“Retracement (pergantian tren sementara) ini memang sadis terhadap beberapa koin lainnya, namun juga memberikan kesempatan. Ragu kalau kita akan melihat $9,400.”

Pada saat pers, dominasi pasar Bitcoin berdiri di 63.2% dengan kapitalisasi pasar Cryptocurrency turun lebih dari 2% pada hari itu menjadi $282 miliar.

Gambaran harga koin 3 teratas

  • Bitcoin (BTC) terlihat belum bisa pulih karena bear (penurunan) masih berlanjut, mengoreksi harga tertinggi dalam 5 bulan terakhir yaitu $10,511.
  • Ethereum (ETH) tergelincir jauh dibawah titik support (batas bawah) $270 dan jatuh ke $265.72 sebelum pulih sedikit ke arah sebelumnya. Meskipun terjadi sedikit penurunan dari titik terendah, harga bisa pulih kembali jika koreksi cryptocurrency secara luas terjadi dalam waktu cepat. Koin ini diprediksi akan mengalami kenaikan mingguan hingga 18%.
  • Ripple (XRP) penjualnya akan kembali bermain setelah pantulan dari kerendahan $0.294 pada hari Sabtu kemarin ke level $0.31. Saat ini koin ditransaksikan dengan datar di area $0.308. Harga pada grafik menunjukan kelelahan akan bullish (kenaikan), dan pasar menunggu penurunan harga selanjutnya. Koin nomor 3 ini mendapatkan lebih dari 9.5% per minggu.

Baca juga:

Sources : Allen Scott on Cointelegraph.com; Dhwani Mehta on FXStreet.com

Disclaimer: Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.

revolusi cryptocurrency

Pengadopsian Cryptocurrency: Bagaimana Bisnis Beradaptasi Terhadap Revolusi Cryptocurrency?

By | Berita

Ada banyak alasan mengapa orang-orang memiliki Cryptocurrency. Pertama untuk menyimpan Cryptocurrency sebagai nilai, mengingat persediaan koin yang terbatas, seperti Bitcoin. Beberapa orang lainnya menyimpan Cryptocurrency untuk spekulasi — dalam artian mereka bertujuan untuk mendapatkan profit saat nilai suatu koin meningkat terhadap dolar Amerika Serikat atau koin lainnya. Kedua, alasan utama mengapa orang memiliki Bitcoin adalah untuk dapat melakukan transaksi sehari-hari, mulai dari belanja di pasar swalayan, hingga keliling dunia. Namun apakah bisnis-bisnis sudah mulai mengikuti revolusi Cryptocurrency? Mari kita lihat.

Perusahaan Pariwisata

Industri pariwisata merupakan salah satu industri terbesar di dunia. Menurut Travel Agent Central, ini adalah industri dengan pertumbuhan tercepat kedua di dunia. Sekitar $1.7 triliun diperkirakan akan dikeluarkan untuk industri pariwisata tahun ini.

Baca juga: Ledakan Cryptocurrency: Bitcoin naik mencapai angka tertingginya, Ethereum dan koin terkemuka lainnya ikut meroket.

Dengan perkembangan ini, semakin banyak wisatawan yang memiliki Cryptocurrency diharapkan untuk membayar kamar hotel atau penerbangan melalui dompet Crypto mereka. Semakin banyak perusahaan yang mulai beradaptasi dengan perkembangan ini. Contohnya, kedua perusahaan reservasi parkir, Parking Access dan perusahaan pemesanan shuttle bandara, Shuttlefare baru-baru ini menambahkan provider layanan pembayaran Bitcoin, BitPay di website mereka, yang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan Cryptocurrency sebagai metode pembayaran.

Sektor Perbankan

Manusia sangat bergantung pada bank untuk melakukan pembayaran sehari-hari dan untuk menyimpan uang mereka dengan aman. Bank juga bertanggung jawab untuk aset investasi yang menciptakan kekayaan lebih. Jumlah orang yang menggunakan layanan bank semakin bertambah setiap tahunnya, menurut database Global Findex mengenai World Bank: 1,2 miliar orang dewasa telah membuka rekening bank dari 2011 hingga 2017.

Baca juga: Bitcoin menurun dibawah $10,000 – Lalu bagaimana?

Industri keuangan tradisional bukannya berjalan tanpa tantangan beberapa tahun belakangan, dengan bank sentral negara-negara seperti Venezuela dan Zimbabwe yang mencetak mata uang fiat untuk mengatasi ekonomi yang runtuh, dan para pemimpin pasar seperti Deutsche Bank yang tertangkap karena skandal pencucian uang. Banyak orang yang mulai meragukan apakah sistem bank tradisional ini akan tetap berlanjut.

Dengan adanya layanan seperti PayPal dan Alipay yang menawarkan kecepatan transaksi, Crypto harus bersaing untuk menjadi bagian atau untuk sepenuhnya menggantikan sistem bank tradisional.

Keuntungan terbesar Cryptocurrency adalah dapat menjanjikan sistem perbankan yang transparan. Terdesentralisasi (tidak terpusat) dan imutabilitas (tidak bisa dibatalkan) memastikan bahwa semua yang terlibat dalam jaringan, memahami apa yang terjadi di sistem — fitur yang tidak dimiliki perbankan saat ini. Bank-bank memahami ini, itulah mengapa beberapa entitas seperti Bank of America menggunakan jaringan tunggal yang berpusat pada blockchain untuk menyimpan catatan perbankan dan untuk mengautentikasikan data pribadi dan bisnis.

Apakah teknologi blockchain bisa digunakan untuk belanja online?

Industri belanja online terus meningkat karena banyak orang yang semakin memilih untuk menerima barang dari kenyamanan rumah mereka, dibandingkan harus keluar ke swalayan terdekat. Dengan harapan meningkatnya ukuran pasar online hingga $4 triliun di 2020, banyak perusahaan Cryptocurrency yang perlu terlibat untuk mewujudkan adopsi Cryptocurrency global menjadi kenyataan.

Baca juga: Ramalan Ripple 2020 – Para Analis dengan Berani Menyatakan Ripple XRP akan menyentuh $14

Blockchain dapat membantu meningkatkan rantai pasokan dalam hal keamanan dan transparansi dalam layanan pembayaran serta di industri belanja online. Misalnya, seorang pengguna dapat memindai kode QR pada wadah jus jeruk untuk melihat perjalanan produk tersebut hingga sampai di toko, hal ini dapat membantu melawan keberadaan barang-barang palsu.

Beberapa perusahaan juga menawarkan cara mudah untuk belanja di sejumlah toko online besar, termasuk Amazon. Contohnya, Olodolo mengizinkan para penggunanya untuk berbelanja di AliExpress dengan membayar menggunakan berbagai jenis Cryptocurrency seperti Bitcoin Cash, Ethereum dan Litecoin.

Baca juga: Ethereum Menembus Titik Resisten: Harga Ethereum Berpotensi Naik Terus

Revolusi Cryptocurrency bergerak cepat, namun untuk benar-benar mewujudkan ini, kita perlu meningkatkan jumlah bisnis di seluruh dunia yang dapat menerima Cryptocurrency sebagai alat pembayaran. Mulai dari belanja online hingga bepergian kemana saja, kita sudah bisa melihat berapa banyak bisnis yang sudah beradaptasi dengan revolusi Cryptocurrency.

Baca juga:

Source: Oluwatobi Joel on Cointelegraph.com

Disclaimer: Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.

bitcoin naik

Ledakan Cryptocurrency: Bitcoin Naik Mencapai Angka Tertingginya, Ethereum dan Koin Terkemuka Lainnya Ikut Meroket

By | Berita

Cryptocurrency top dunia telah melonjak dan mendorong harapan bahwa ledakan kenaikan sedang dalam perjalanan. Pada 2017 lalu, dunia keuangan dikagetkan dengan nilai Bitcoin naik dan mencapai $20,000 – namun kemudian dengan cemas menyaksikannya jatuh selama 2018.

Baca juga: Bitcoin menurun dibawah $10,000 – Lalu bagaimana?

Sekarang diharapkan masa lalu yang indah itu akan kembali lagi. Selama sebulan terakhir, harga Bitcoin naik dari $8,000 menjadi $10,000 dan saat ini melonjak diatas itu, sementara Ethereum melompati ketinggian $220 ke lebih dari $250.

Baca juga: Ethereum Menembus Titik Resisten: Harga Ethereum Berpotensi Naik Terus

Para partisipan industri telah menghubungkan sejumlah faktor dari kenaikan Bitcoin ini, yaitu termasuk beberapa investor yang memandang Cryptocurrency sebagai semacam aset aman dalam ketidakpastian, seperti halnya kemunculan Virus Corona belakangan ini.

Lonjakan juga kemungkinan didorong oleh berita baik dari institusi keuangan besar, JP Morgan misalnya, yang dikabarkan berencana untuk menghadirkan unit blockchain nya sendiri, Quorum dengan startup yang berbasis di Brooklyn, bernama ConsenSys. Ini akan menjadi suara kepercayaan yang besar dari sebuah bank besar dan mewakilkan semacam dukungan institusi yang dapat menopang pasar Cryptocurrency yang terkenal fluktuatif dan mendorong mata uang digital untuk menjadi adopsi umum.

Baca juga: Dampak Virus Corona: Cryptocurrency Naik, Sedangkan Trader Saham Dikuasai Ketakutan

Diharapkan juga ‘hubungan’ yang dirumorkan ini bisa menyebabkan ‘bull market’, yang berarti pasar akan tumbuh dan mengalami kenaikan harga.

Di Twitter, akun yang berfokus pada Cryptocurrency Satoshi Flipper menulis: “Lalu mengapa Ethereum sangat bullish (naik)?”

“Karena cash adalah raja dan JP Morgan memiliki banyak cash.”

Awal pekan ini, ketua Federal Reserve Amerika Serikat Jeroma Powell mengatakan bahwa ia sedang mencari ‘biaya dan manfaat’ dari pengembangan mata uang digital.

Pengungkapan ini datang ketika Cina bersiap untuk meluncurkan yuan digital, yang membuatnya dapat mendominasi perkembangan sektor Cryptocurrency.

Baca juga: Ramalan Ripple 2020 – Para Analis dengan Berani Menyatakan Ripple XRP akan menyentuh $14

Namun, tahun lalu Presiden Donald Trump mengungkapkan ketidaksukaan-nya pada Cryptocurrency dengan jelas melalui sebuah Tweet yang mengatakan bahwa Ia bukan merupakan penggemar dari Bitcoin dan Cryptocurrency lainnya, yang bukan merupakan uang menurutnya, dan nilainya yang sangat fluktuatif dan berdasarkan pada entah apa. Ia juga menganggap bahwa aset Crypto yang tidak teregulasi dapat menyebabkan aktifitas ilegal.

Kita masih dalam perjalanan panjang sampai Cryptocurrency menduduki tempat sebagai sesuatu yang mainstream – namun saat ini sudah mulai nampak adanya kesempatan, karena setiap rumor tentang bank terkemuka atau kebijakan yang mengadopsi mata uang digital ini, sangat mungkin untuk menimbulkan kenaikan harga.

Baca juga:

Sources : Jasper Hamill on Metro.co.uk; Arjun Kharpal on CNBC.com

Disclaimer : Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.