Bitcoin To The Moon! Apa Saja Penyebab-Penyebab Kenaikan Suatu Crypto Berdasarkan Hasil Analisa?

By 21 Oktober 2020Berita

Bitcoin telah naik minggu ini, didorong oleh pernyataan yang dibuat oleh ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell, tentang mata uang digital dan dengan harapan baru akan kesepakatan stimulus baru.

Harga Bitcoin telah naik diatas $12,000 per BTC untuk pertama kalinya sejak pertengahan Agustus 2020 dan mendorong level tertinggi tahun ini. Namun reli (kenaikan bertahap) harga Bitcoin kali ini tidak membawa cryptocurrency lainnya — seperti Ethereum, Ripple, dan Litecoin — bersamanya.

Sekarang, para peneliti telah mengidentifikasi apa yang sebenarnya mendorong harga bitcoin dan cryptocurrency — peneliti menemukan bukti konklusif bahwa ada hal-hal fundamental yang berperan, dan dapat diukur.

“Terlepas dari apa yang mungkin dipikirkan Donald Trump, harga cryptocurrency tidak muncul dengan ‘begitu saja’,” tulis analis di Bitcoin dan data pasar cryptocurrency The Tie dalam laporan mereka, menunjuk ke tweet presiden AS Donald Trump tahun 2019 yang mencemooh Bitcoin dan cryptocurrency. “Sebaliknya, ada kekuatan pendorong yang nyata yang menentukan harga mata uang digital.”

“Apa yang kami coba tunjukkan adalah pola dalam crypto tidak jauh berbeda dari pasar ekuitas, meskipun peluangnya jauh lebih besar,” kata Josh Frank, pendiri dan kepala eksekutif The Tie, berbicara melalui telepon.

Harga Bitcoin telah diperdagangkan secara luas sejalan dengan pasar ekuitas dalam beberapa bulan terakhir — dengan langkah-langkah stimulus pemerintah yang besar-besaran meningkatkan aset secara keseluruhan.

“Reaksi Bitcoin dan Ethereum terhadap berita buruk tidak begitu terpengaruh seperti dulu kala,” kata Frank, menunjuk ke partisipasi Wall Street yang meningkat di pasar Bitcoin dan mengklaim kritikus Bitcoin, seperti kepala eksekutif JP Morgan Jamie Dimon “tidak dapat menggerakkan harga bitcoin seperti dulu.”

Namun memang, harga mata uang crypto yang lebih kecil masih dapat digerakkan secara signifikan oleh peristiwa yang telah ditetapkan oleh The Tie sebagai “perkembangan signifikan”.

“Wall Street tidak banyak memperdagangkan EOS dan Tron dan siapa pun di kelas aset dapat memanfaatkan jenis data yang kami kumpulkan,” tambah Frank.

Beberapa pengamat pasar Bitcoin dan cryptocurrency mengharapkan cryptocurrency yang lebih kecil pada akhirnya bergerak dengan cara yang mirip dengan Bitcoin dan Ethereum yang sudah lebih mapan.

“Bitcoin dan Ethereum adalah pintu gerbang ke dalam crypto,” kata Guy Hirsch, direktur pelaksana pialang eToro AS, yang memiliki kemitraan dengan The Tie, berbicara melalui telepon.

“Minat Wall Street di pasar altcoin mulai tumbuh, didorong oleh alokasi modal ke Bitcoin dan Ethereum. Ada miliaran dolar yang dikucurkan ke dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang akan menciptakan produk desentralisasi yang stabil yang menciptakan pasar yang sepenuhnya baru.”

Para peneliti menemukan bahwa pengumuman pendanaan baru untuk sebuah proyek, serta merger dan akuisisi kemungkinan besar memiliki efek positif yang sering kali bertahan hingga lebih dari seminggu — menunjukkan 90% peluang untuk mendapatkan hasil positif setelah seminggu, dengan rata-rata keuntungan 8.23%.

Harga BTCUSD 21 Oktober 2020

Harga Bitcoin telah naik 7% dalam seminggu terakhir, dengan para peneliti menemukan bahwa Bitcoin sudah tidak terlalu rentan terhadap sentimen negatif seperti sebelumnya.

Di sisi lain, saat terdaftar di bursa baru peningkatan permintaan pada sebuah cryptocurrency akan terjadi, peristiwa seperti ini mengakibatkan kenaikan harga yang tidak berkelanjutan. Demikian pula, pembakaran token — penghapusan permanen koin crypto yang ada dari peredaran oleh pembuat crypto — menghasilkan keuntungan yang paling konsisten selama periode 24 jam dengan kemungkinan 100% dari kenaikan harga rata-rata 2.13% dalam sehari, tetapi keuntungan hanya bertahan sementara.

Selain itu, analis melaporkan bahwa pengumuman seputar regulasi memiliki efek yang lebih besar ketika datang dari outlet berita, sementara airdrops — sejenis distribusi kripto di mana koin gratis diberikan ke beberapa wallet digital — lebih baik didukung oleh aktivitas Twitter.

“Sebaliknya, dan yang tidak mengherankan, 51% serangan (dimana suatu entitas atau organisasi dapat mengontrol sebagian besar daya komputasi cryptocurrency, berpotensi menyebabkan gangguan jaringan) menunjukkan probabilitas terendah untuk menghasilkan reaksi positif,” tulis laporan tersebut. Kejadian serangan itu bisa menyebabkan token kehilangan nilai hingga 80% dari saat kejadian hingga tujuh hari kedepannya.

Source : Billy Bambrough on Forbes