Pelayanan Publik ala Blockchain

By 20 Februari 2019Berita
pelayanan publik blockchain

Pelayanan publik merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan yang berkualitas menjadi tolak ukur sejauh mana pemerintah setempat serius dalam mengelola pemerintahannya. Terdapat beberapa aspek pendukung sehingga pelayanan publik dapat berjalan secara maksimal, diantaranya kepemimpinan, standar pelayanan, pengelolaan sumber daya manusia, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Jadi apakah pelayanan publik ala blockchain?

Baca juga: 4 Alasan Mengapa Bisnis Kecil Harus Investasi Teknologi Blockchain

Teknologi blockchain dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses informasi kepada publik yang nantinya dapat diakses melalui ponsel cerdas. Selain itu, penduduk juga mendapat kemudahan dalam berbagi data yang relevan dengan pemerintah. Pada skenario ini, pemerintah tentunya dapat memverifikasi data dengan sistem keamanan berlapis seperti biometrik.

Baca juga: Blockchain dan Cryptocurrency Dalam Industri

Teknologi blockchain biasanya diterapkan melalui program Smart City, terintegrasinya beragam teknologi informasi dan komunikasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Baca juga: Cara Blockchain Memberi Dampak Pada Keamanan Siber

Dubai dianggap sebagai salah satu kota paling maju di dunia dalam mengimplementasikan konsep Smart City. Otoritas setempat terus berinovasi mengeksplorasi berbagai ide-ide inovatif untuk menjadikan Dubai sebagai kota metropolis berbasis blockchain pertama pada tahun 2020 mendatang. Selain Dubai, banyak kota-kota besar lainnya yang mulai gencar mengutarakan keinginannya untuk mengimplementasikan konsep Smart City. Di Indonesia, Bandung, Makassar, serta 100an kota lainnya telah menyampaikan kesiapannya untuk mengimplementasikan Smart City guna memberikan pelayanan yang optimal untuk penduduknya.

Baca juga: Mengubah Manajemen Aset Dengan Blockchain dan Kecerdasan Buatan

Pelayanan publik digital nantinya akan memberikan perubahan kualitatif dalam aspek sosial, ekonomi dan lingkungan hidup, meminimalisir kemacetan lalu lintas, meminimalisir kesalahan dokumentasi hingga transaksi ganda.

Baca juga: Ketika Blockchain Hancur, Siapa Yang Dapat Anda Tuntut?