Blockchain dan Cryptocurrency Dalam Industri

By 20 February 2019Edukasi

Tak dapat dipungkiri kehadiran blockchain telah berhasil mendukung kesinambungan rantai pasok dari aktivitas produksi hingga distribusi ke market di berbagai industri. Keduanya telah diaplikasikan di industri perbankan, ritel, kesehatan, hingga manufaktur.

Di industri perbankan, kehadiran blockchain telah membantu meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi secara signifikan, banyak orang yang memilih memanfaatkan aksesibilitas layanan perbankan menggunakan aset digital, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok dan kesulitan mendapatkan akses perbankan.

Sementara itu dari industri makanan, subway dan KFC di Kanada, serta berbagai merchant lainnya di seluruh dunia sudah menerima cryptocurrency sebagai alat pembayaran. Salah satu perusahaan ritel asal Perancis juga diketahui menggunakan blockchain untuk melacak proses distribusi makanan. Blockchain merupakan teknologi kunci untuk rantai pasok karena sifat transparansinya yang mengizinkan konsumen untuk meninjau proses distribusi secara berkeseluruhan.

Dalam pengamatan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir, Bitcoin dan berbagai jenis cryptocurrency lainnya masih berada dalam posisi tidak stabil. Terkadang, hanya dalam hitungan jam harganya dapat merosot naik atau bisa mengalami penurunan mengikuti sentimen pasar dan pemberitaan secara global.

Kira-kira akan seperti apakah masa depan keduanya? Kita tentu telah melihat bagaimana pasang surut teknologi ini, namun diprediksi di beberapa tahun mendatang keduanya akan semakin banyak terintegrasi di berbagai industri di seluruh dunia, tak menutup kemungkinan pula keduanya dapat menggantikan alat pembayaran secara global.