Potensi Blockchain dan Infrastruktur di Afrika

By 24 Januari 2020Edukasi

Menurut laporan African Development Bank, faktor penghambat utama dalam infrastruktur keuangan yang lebih kuat adalah akses yang tidak memadai ke layanan keuangan. Apakah blockchain dapat menjadi penyelamat di Afrika?

Baca juga: Apa Kabar Cryptocurrency di Australia?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Nigeria bersedia untuk mengambil diskon besar pada pembelian Bitcoin menggunakan platform Paxful terutama untuk menghindari layanan pengiriman uang seperti Western Union dan infrastruktur perbankan terbatas di Nigeria. Menggunakan gift card dan Bitcoin, pengguna dapat mengurangi waktu pengiriman uang dan menghindari capital kontrol. Peneliti Matt Ahlborg, menyebutkan bahwa seluruh proses pengiriman uang dapat diselesaikan dalam 20-30 menit dengan hasil akhir dari mata uang lokal Nigeria yang tiba di rekening bank tujuan.

Hak properti yang diberikan oleh Bitcoin juga dapat memberi dampak besar pada ekonomi jangka panjang. Lebih banyak modal yang mengarah ke investasi infrastruktur, dan menjadi umpan balik positif bagi ekonomi Afrika yang lebih luas. Kesimpulannya adalah bahwa ada minat yang jelas untuk menginvestasikan sejumlah besar uang ke dalam pengembangan, dan teknologi blockchain adalah benang merah dalam banyak kasus.

Baca juga: Pendekatan Blockchain dalam Customer Relations Management (CRM)

Sebagaimana diketahui, saat ini populasi Afrika melonjak lebih dari 1,3 miliar, yang menyumbang sekitar 17% dari populasi dunia dan sebagian besar terdiri dari orang muda, dengan dua pertiga dari populasi di bawah usia 24 tahun.

Melansir artikel Chris Cleverly, CEO proyek blockchain Kamari, di laman Cointelegraph, ia menyebutkan bahwa permintaan energi di Afrika jauh melebihi pasokan, terutama di negara-negara seperti Nigeria. Akibatnya, microgrids menjadi pilihan yang semakin menarik bagi orang-orang yang tidak memiliki akses ke jaringan listrik utama, sebagian besar tinggal di daerah pedesaan, dengan menggunakan panel surya. Blockchain membantu meringankan biaya transaksi di pasar microgrid tersebut.

Baca juga: Ripple Jajaki Pasar Brasil

Kelihatannya, blockchain dapat menjadi alat bagi benua di afrika untuk melewati beberapa ketidakefisienan yang mengganggu sistem keuangan konvensional, serta berbagai aspek penting lainnya.

Baca juga: