Polkadot coin

Kenali Polkadot Coin, Mata Uang Kripto yang Melambung

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Polkadot coin adalah salah satu produk kripto yang dianggap sebagai masa depan mata uang kripto. Koin dengan simbol DOT ini termasuk dalam aset dengan perkembangan cukup pesat sejak tahun 2020.

Saat ini, Polkadot (DOT) bahkan telah masuk dalam 10 cryptocurrency terbaik. Koin ini hadir sebagai alternatif dengan harga terjangkau dan prospek bagus. Tertarik untuk membelinya? Yuk simak ulasannya lebih dulu di bawah ini.

Apa itu Polkadot Coin?

Polkadot coin adalah sistem yang diciptakan untuk menghubungkan satu jaringan blockchain dengan lainnya atau disebut juga dengan jaringan multi-rantai, karena dapat menghubungkan jaringan secara bersama,tidak seperti Bitcoin yang beroperasi mandiri.

Polkadot coin merupakan blockchain yang bisa menjadi pusat desentralisasi semua jenis blockchain. Analoginya seperti sebuah HTML yang memungkinkan browser, situs dan server terikat satu sama lain.

Sejarah Polkadot Coin

Polkadot coin dikembangkan oleh Parity Technologies di bawah pimpinan Jutta Steiner dan Gavin Wood serta dua mantan eksekutif Ethereum (ETH). pengembangan proyek ini turut mendapat dukungan dari Web3 Foundation, yaitu suatu organisasi yang menyediakan dana, penelitian, advokasi serta kolaborasi.

Mulanya, Parity didirikan pada tahun 2015 dengan proyek pekerjaan perangkat lunak node bagi Ethereum, disebut juga dengan Parity Ethereum. Kemudian, secara bertahap perusahaan menghentikan proyek tersebut dan fokus pada Polkadot.

November 2017, pengembangan Polkadot dimulai dengan menerbitkan kode pertama Github. Perusahaan kemudian meluncurkan dua bukti konsep tepat di pertengahan tahun 2018 dan menerbitkan para chain pertamanya nya pada Juli 2018.

Hingga, pada Mei 202 Polkadot berhasil diterbitkan dengan keadaan “initial” dna transfer tokennya diaktifkan mulai Agustus 2020.

Cara Kerja Polkadot Coin

Parachain yang dapat ditambahkan dan dihilangkan akan membantu polkadot dalam bekerja secara paralel dan terhubung dengan blockchain. Dalam hal ini, parachian dapat berupa blockchain publik, pribadi atau sumber lainnya.

Sistem data dalam parachain bisa diakses dengan node khusus, yang dinamakan collators, kemudian dikirim ke Polkadot. Proses ini hampir sama dengan cara kerja oracle yang terdesentralisasi.

Aktivasi parachain mempertaruhkan token DOT, kemudian dihapus dari Polkadot bersamaan melepas token tersebut. Relay chain, yaitu rantai utama Polkadot turuk mendukung smart contract.

Proses ini juga dijamin oleh Delegated Proof of Stake (DPoS) atau dalam konteks Polkadot coin disebut juga dengan Nominated Proof of Stake (NPos). 

Sistem ini terdiri dari validator dan nominator. Dimana, nominator menggunakan tokennya untuk menentukan validator untuk memvalidasi blok baru pada gilirannya. Jika validator sampai melakukan pelanggaran, maka akan dikenai sanksi bersama dengan validator.

Parachain bisa mendukung beberapa fitur yang tersedia di blockchain, meliputi UTXO transaction (Bitcoin), Smart Contract (Ethereum) dan ZK-snarks (Zcash). Namun, fitur ini tidak fundamental di Polkadot coin sehingga bisa ditambahkan ataupun dihilangkan.

Infrastruktur Polkadot

Dalam polkadot coin, parachain hanyalah satu dari beberapa komponen pembentuk jaringannya. Beberapa komponen lain dalam Polkadot coin adalah sebagai berikut:

  • Relay Chain, merupakan perantara parachain dan bagian inti dari Polkadot atau sebagai pusat komunikasi.
  • Parachain, yaitu sejenis blockchain mandiri yang terhubung di atas rantai rela serta terikat dan dipesan lewat lelang.
  • Parathreads, yaitu pengganti lebih mudah untuk parachain bagi para pengembang yang hanya sekedar ingin mencoba Polkadot, sehingga ditawarkan dengan sistem “bayar sesuai dengan penggunaan.”
  • Bridges, yaitu kontrak yang terikat dengan blockchain lain, misalnya Ethereum dan Bitcoin.

Selain beberapa komponen di atas, ada juga pihak-pihak dalam jaringan Polkadot yang mendukung blockchain untuk tetap berjalan, diantaranya adalah:

  • Validator, merupakan pihak yang bertugas mengunci token DOT dan melakukan validasi bukti dari collator serta berpartisipasi dalam conseus.
  • Nominator, turut mengunci token DOT disertai dengan mengamankan relay chain dan menentukan validator yang terpercaya.
  • Collator, tugasnya mengumpulkan transaksi serta menyusun bukti bagi validator.
  • Fisherman, melakukan pemantauan jaringan dan memberi laporan bisa terdapat indikasi aktivitas berbahaya.

Kelebihan Sistem Polkadot

Sistem polkadot ini memiliki beberapa kelebihan. Mulai dari skalabilitasnya, interoperabilitas, spesialisasi sehingga bisa melakukan update tanpa fork. Berikut masing-masing penjelasannya:

  • Skalabilitas, sistem ini mendukung blockchain dengan jumlah besar melalui proses yang dinamakan “sharding” atau parachain. Sehingga, transaksi bisa berjalan dengan paralel dan efisien.
  • Interoperabilitas, pada sistem polkadot, berbagai parachain dan aplikasinya bisa memberikan informasi dan fungsionalitas yang maksimal karena desain proyeknya bisa dioperasikan dan kompatibilitas antar blockchain.
  • Spesialisasi, tiap-tiap parachain dalam Polkadot dapat disesuaikan dengan aplikasi tertentu atau cara penggunaannya.
  • Update tanpa fork, yaitu Polkadot dapat melakukan update tanpa hard fork yang bisa memakan banyak waktu. Karena itu, dapat ditambahkan fitur baru tanpa perlu merubah jaringan seluruhnya.

Nah, itu dia ulasan mengenai Polkadot coin (DOT) sebagai salah satu 10 besar cryptocurrency terbaik di dunia. Jika tertarik berinvestasi di kripto, Anda juga harus memastikan untuk menggunakan platform yang tepat, salah satunya adalah Bitocto. Tertarik? Tunggu apa lagi, yuk download sekarang juga aplikasinya!

Baca juga: Apa Itu Bitcoin?

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin