penipuan cryptocurrency

Berbagai Modus Penipuan Cryptocurrency yang Patut Diwaspadai

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Maraknya aksi penipuan cryptocurrency sepertinya kian mengkhawatirkan. Jutaan investor cryptocurrency telah ditipu dengan sejumlah besar uang.

Pada tahun 2018, kerugian dari kejahatan terkait mata uang digital bahkan mencapai US $ 1,7 miliar.

Maka dari itu, penting bagi calon investor mewaspadai adanya berbagai modus penipuan berkedok aset kripto.

Cara Kerja Penipuan Cryptocurrency

Penipuan cryptocurrency ini dibuat cukup menarik bagi orang-orang yang serakah.

Misalnya, sekelompok pengusaha yang tidak dikenal menjalankan scam bot iCenter, yang merupakan skema Ponzi untuk Bitcoin dan Litecoin, yang tidak memberikan informasi tentang strategi investasi, tetapi entah bagaimana menjanjikan investor pengembalian harian 1,2%.

Skema iCenter beroperasi melalui obrolan grup di Telegram. Dimulai dengan sekelompok kecil scammers, mereka mendapatkan kode referensi yang mereka bagikan kepada orang lain di blog dan media sosial, berharap mereka bergabung dengan obrolan tersebut.

Sesampainya di sana, para pendatang baru melihat pesan yang menggembirakan dan menarik dari scammers asli.

Beberapa pendatang baru memutuskan untuk berinvestasi, di mana mereka ditugaskan untuk membuat dompet bitcoin individu agar dapat menyimpan bitcoin.

Mereka setuju untuk menunggu beberapa periode waktu – 99 atau 120 hari – untuk menerima pengembalian yang signifikan.

Selama waktu itu, para pendatang baru sering menggunakan media sosial untuk berbagi kode referral mereka sendiri dengan teman, membawa lebih banyak orang ke dalam obrolan grup dan ke dalam skema investasi.

Ketika orang baru bergabung, orang yang merekrut akan mendapatkan persentase dari dana baru, dan siklus berlanjut, membayar kepada peserta sebelumnya dari setiap putaran investor baru.

Beberapa anggota bekerja sangat keras untuk mendatangkan dana baru, memposting video tutorial dan gambar diri mereka memegang sejumlah besar uang sebagai bujukan untuk bergabung dengan penipuan.

Beberapa scammer melakukan penipuan langsung. Para pendiri cryptocurrency scam, OneCoin menipu investor sebesar $ 3,8 miliar dengan meyakinkan orang bahwa cryptocurrency mereka yang tidak ada adalah nyata.

Penipuan lainnya didasarkan pada mengesankan calon korban dengan jargon atau klaim pengetahuan khusus.

Penipu Perdagangan Global mengklaim mereka memanfaatkan perbedaan harga pada berbagai pertukaran mata uang digital untuk mendapat untung dari apa yang disebut arbitrase – cukup membeli murah dan menjual dengan harga lebih tinggi.

Perdagangan Global juga menggunakan bot di Telegram – investor dapat mengirim pesan penyelidikan saldo dan mendapatkan respons dengan informasi palsu tentang berapa banyak yang ada di akun mereka, kadang-kadang bahkan melihat saldo naik sebesar 1% dalam satu jam.

Dengan pengembalian yang terlihat seperti itu, siapa yang bisa menyalahkan orang lain karena berbagi skema dengan teman dan keluarga mereka di media sosial?

Teknik penipuan populer lainnya disebut “initial coin offering (ICO).”

Peluang investasi yang berpotensi sah, ICO pada dasarnya adalah cara bagi perusahaan cryptocurrency pemula untuk mengumpulkan uang dari pengguna di masa depan.

Sebagai imbalan untuk mengirim cryptocurrency aktif seperti bitcoin dan ethereum, pelanggan dijanjikan diskon pada cryptocoin baru.

Banyak penawaran koin awal yang ternyata merupakan penipuan cryptocurrency, dengan penyelenggara terlibat dalam plot licik, bahkan menyewa kantor palsu dan menciptakan materi pemasaran yang tampak mewah.

Pada 2017, banyak hype dan liputan media tentang cryptocurrency memberi gelombang besar penipuan ICO.

Pada tahun 2018, sekitar 1.000 upaya ICO  runtuh, menelan biaya sekurangnya $ 100 juta.

Banyak dari proyek ini tidak memiliki ide orisinal – lebih dari 15% di antaranya telah menyalin ide dari cryptocurrency lain, atau bahkan menjiplak dokumentasi pendukung.

Investor yang mencari pengembalian di sektor teknologi baru masih cukup menarik  pada sektor blockchain dan cryptocurrency – tetapi harus berhati-hati, sebab mereka memiliki sistem yang cukup kompleks.

Pendatang baru dan pakar pun dapat berpotensi menjadi korban penipuan cryptocurrency.

Dalam lingkungan seperti pasar cryptocurrency saat ini, calon investor harus sangat berhati-hati untuk meneliti apa yang mereka masukkan, dan pastikan untuk mencari tahu siapa yang terlibat serta apa rencana sebenarnya untuk menghasilkan uang tanpa menipu orang lain.

Baca juga: Blockchain dan Cryptocurrency Dalam Industri

Beberapa Modus Penipuan Cryptocurrency dan Cara Mengatasinya

Semakin populernya aset kripto nyatanya berbanding lurus dengan maraknya penipuan cryptocurrency.

Agar Anda tidak menjadi salah satu korbannya, simak beberapa modus penipuan crypto berikut.

1. Hadiah Gratis

Modus penipuan cryptocurrency ini menyasar pada pemain kripto awal, yaitu dengan memberikan iming-iming hadiah koin gratis.

Biasanya penipu akan meminta data pribadi dari korbannya.

Jika Anda diberikan penawaran semacam ini, sebaiknya jangan langsung percaya. Cari tahu dulu keabsahan dari undian tersebut.

Selain itu, jangan pernah mengirimkan data pribadi apapun kepada orang tak dikenal.

2. Bursa Kripto Palsu

Modus penipuan crypto yang kedua adalah berbentuk bursa kripto palsu.

Biasanya ini ditandai dengan penawaran harga Bitcoin yang jauh dari harga pasar, sehingga membuat orang lain berpikir bahwa mereka akan mendapatkan untung besar.

Untuk menghindari penipuan cryptocurrency seperti ini, Anda sebaiknya selalu membeli Bitcoin di aplikasi terpercaya dan telah terdaftar di Bappebti (lembaga yang menaungi perdagangan kripto), seperti Bitocto.

Pastikan juga selalu mengecek harga kripto di pasaran agar tak tertipu dengan iming-iming harga murah dari bursa kripto palsu.

3. Phishing

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Yup, phishing adalah salah satu jenis penipuan cryptocurrency yang sering dilakukan.

Penipu akan membuat website atau email palsu dan berpura-pura menjadi karyawan sah dari perusahaan tersebut.

Penipu akan memberitahu kepada korban bahwa akun mereka mengalami masalah sehingga mereka harus memasukkan beberapa data pribadi yang sensitif pada website palsu, termasuk password atau seed phrase dari wallet.

Setelah data dimasukkan, maka penipu bisa mengambil Bitcoin atau aset kripto yang dimiliki si korban.

Baca juga: Pro Kontra Cryptocurrency, Cek Hal Berikut Sebelum Investasi

4. Meniru Orang Lain

Modus penipuan cryptocurrency lainnya adalah berpura-pura meniru orang lain dengan membuat akun palsu dan menyalin profil sosial media para influencer dunia kripto.

Hal ini patut Anda waspadai, jangan mudah tergoda oleh tawaran melipatgandakan keuntungan kripto dari influencer yang secara tiba-tiba mengirim pesan langsung pada Anda. Intinya jangan pernah menerima permintaan tidak wajar dari orang yang tak dikenal.

5. Ransomware

Ransomware adalah serangan yang dilakukan hacker untuk memblokir akses dari situs yang Anda miliki dengan memasukkan program atau software ke dalam komputer Anda.

Dan satu-satunya cara untuk menghentikannya adalah Anda membayar tebusan Bitcoin pada mereka.

Jika hal ini terjadi, alih-alih membayar tebusan, sebaiknya Anda berkonsultasi pada ahli yang bisa mengatasinya.

Selain itu Anda juga sebaiknya berhati-hati ketika mengklik suatu tautan di internet, terlebih mengunduh program yang membutuhkan akses administrator.

6. Koin Tipuan

Dengan banyaknya koin kripto alternatif atau altcoin, semakin banyak pula penipuan cryptocurrency yang mengatasnamakan koin baru.

Modus penipuan crypto ini biasanya mengajak para investor untuk berinvestasi di koin baru sebelum didaftarkan ke exchange atau menjual koin baru dengan harga diskon.

Biasanya koin tipuan ini melakukan pump and dump, di mana penipu sudah mempunyai banyak koin sebelum menarik investor baru.

Mereka juga akan menyewa penulis lepas untuk memberitakan koinnya di media massa dan independen.

Itulah beberapa modus penipuan cryptocurrency yang patut Anda waspadai. Pada intinya, Anda harus berhati-hati apabila diberikan penawaran mencurigakan.

Alih-alih percaya, sebaiknya Anda mengecek dulu keabsahan informasi maupun platformnya.

Bicara tentang platform investasi, Anda bisa mempercayakan Bitocto sebagai platform investasi dan trading crypto modern.

Di Bitocto, kami menjamin kenyamanan, keamanan, serta kemudahan Anda dalam berinvestasi.

Bitocto juga telah dilengkapi perangkat lunak yang bekerja untuk melaporkan dan memblokir aktivitas penipuan.

Jadi, Anda bisa bertransaksi dengan aman! Yuk investasi di Bitocto sekarang juga!

Baca juga: Hindari Penipuan Cryptocurrency, Begini Caranya!

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin