Apa itu pasar modal

Apa itu Pasar Modal? Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Merujuk definisi dari Otoritas Jasa Keuangan, pengertian pasar modal adalah wadah untuk perusahaan dan pemerintahan guna mendapatkan pendanaan jangka panjang melalui metode penjualan saham maupun obligasi.

Saham atau obligasi yang ditawarkan oleh perusahaan dan pemerintahan dapat dibeli oleh masyarakat umum sebagai bentuk investasi. Tindakan ini tentunya meningkatkan peluang investor untuk mendapatkan keuntungan dan berkontribusi dalam kemajuan perekonomian negara.

OctoMate, kenali selengkapnya mengenai pasar modal dari pengertian, fungsi hingga perbedaannya dengan pasar uang berikut, yuk!

Apa itu pasar modal?

Pasar modal adalah tempat bertemunya dua pihak, yaitu investor (pihak yang menanamkan modal) dan emiten (badan usaha yang membutuhkan modal). Adapun yang diperjualbelikan antara lain instrumen keuangan jangka panjang seperti saham, reksa dana, surat utang, efek syariah, ETF, dan instrumen lainnya.

Selain itu, dalam KBBI pengertian pasar modal adalah pusat keuangan, bank, dan firma yang meminjamkan uang secara besar-besaran.

Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pasar Modal, pasar modal adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan perdagangan Efek dan Penawaran Umum, Efek yang diterbitkan oleh Perusahaan Publik dan juga profesi serta lembaga terkait dengannya.

Fungsi pasar modal

Pasar modal memenuhi berbagai fungsi untuk pihak-pihak yang terlibat didalamnya. Apa saja fungsi pasar modal tersebut? Berikut di antaranya.

1. Sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan pendanaan dari masyarakat

Salah satu fungsi pasar modal adalah memberikan kesempatan terhadap perusahaan yang terdaftar di pasar modal untuk meraup dana dari para investor dengan penjualan saham untuk kemudian dikelola dengan baik.

2. Sebagai tanda kesehatan perekonomian negara

Jumlah pembelian maupun penjualan yang terjadi di pasar modal menunjukkan keaktifan berbagai perusahan yang ada di dalam suatu negara. Oleh karenanya, fungsi pasar modal akan jelas ketika kegiatan jual-beli semakin padat, dimana menandakan bisnis perusahaan berjalan dengan baik.

3. Sebagai sarana pendukung usaha pembangunan berkelanjutan

Fungsi lain dari pasar modal adalah sebagai sarana pendukung usaha pembangunan berkelanjutan. Hal ini dapat dilihat dari adanya indeks saham berlandaskan lingkungan hidup (green index) dan juga perusahaan publik yang ramah lingkungan hidup (green list).

4. Sebagai sarana bagi masyarakat untuk investasi pada perusahaan

Selain itu, fungsi pasar modal adalah untuk menciptakan alternatif investasi bagi masyarakat pada instrumen keuangan dalam jangka panjang.

5. Sebagai wadah terciptanya tenaga kerja baru

Dengan adanya pasar modal, maka akan memunculkan banyak industri sehingga secara tidak langsung tenaga kerja baru tercipta.

Baca juga: Investasi Jangka Panjang: Tujuan, Jenis, Contoh & Plus Minus

Pelaku pasar modal

Dalam keberlangsungan pasar modal, ada beberapa pelaku inti di dalamnya. Siapa saja pelaku pasar modal tersebut? Berikut daftarnya:

  • Emiten. Emiten sebagai pelaku pasar modal adalah perusahaan atau organisasi penerbit saham maupun obligasi untuk mendapatkan pendanaan.
  • Investor. Masyarakat umum yang menanamkan modal ke emiten dalam bentuk pembelian saham/obligasi.
  • Underwriter atau penjamin emisi. Pelaku yang menjamin pelaksanaan kewajiban perusahaan telah sesuai dan bertanggungjawab apabila emiten ingkar janji.
  • Agen penjualan. Pihak penjual efek dari emiten tanpa adanya kontrak dengan perusahaan yang berkaitan.
  • Broker atau pialang. Pelaku pasar modal dengan peran sebagai perantara antara investor (masyarakat) dan emiten (perusahaan) dalam jual beli efek.

Manfaat pasar modal

Pasar modal adalah wadah yang memiliki segudang manfaat. Manfaat pasar modal sendiri dapat dibagi dua apabila dilihat dari penerimanya.

Manfaat pasar modal bagi emiten

  • Perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada bank
  • Kesempatan untuk mengumpulkan pendanaan bagi kemajuan perusahaan dalam jumlah sebesar-besarnya
  • Kebebasan mengatur dana perusahaan yang telah dihimpun akibat absennya persetujuan 

Manfaat pasar modal bagi investor

  • Investor dapat memilih untuk berinvestasi pada instrumen keuangan yang berbeda-beda untuk meningkatkan keuntungan
  • Meningkatnya nilai investasi mengikuti pertumbuhan ekonomi.
  • Investor akan mendapatkan dividen jika berinvestasi saham dan meraup bunga yang mengambang apabila berinvestasi di obligasi

Contoh Pasar Modal

Contoh pasar modal adalah Bursa Efek Indonesia (BEI) yang merupakan gabungan Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. BEI adalah tempat dimana transaksi jual beli efek terjadi. Karena arus keuangan yang berpindah-pindah sangatlah tinggi, transaksi-transaksi maupun pengelolaan dari BEI pun diawasi oleh badan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal

Secara keseluruhan, letak perbedaan pasar uang dan pasar modal adalah pada surat-surat yang diperjualbelikan. Pada pasar uang, transaksi-transaksinya melibatkan jual beli surat jangka pendek seperti reksa dana. Sedangkan pasar modal adalah tempat dimana jual beli surat jangka panjang layaknya saham dan surat utang (obligasi) terjadi.

Selain itu, terdapat perbedaan dalam hal risiko, pencairan, dan return investasinya. Pasar uang cenderung lebih rendah risiko, rendah return, namun lebih mudah untuk pencairannya. Sebaliknya, investasi pada obligasi dan saham lebih condong berisiko tinggi, berkesempatan mendapatkan keuntungannya besar, namun membutuhkan waktu untuk mencairkannya.

Demikian ringkasan singkat mengenai pengertian pasar modal. Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi di dalamnya? Walaupun ada peluang mendapatkan keuntungan besar, lakukan dengan hati-hati ya! Selain saham, OctoMate juga bisa berinvestasi dalam cryptocurrency. Mau tau lebih lanjut tentangnya? Yuk gabung di Bitocto!

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Investasi Terbaik, Wajib Tahu!

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin