Milenial di Pusaran Bisnis Kripto

By 20 February 2019Edukasi

Generasi milenial dikenal dengan gaya hidupnya yang lebih terbuka menerima kehadiran teknologi. Beberapa survey membuktikan generasi milenial justru lebih siap menerima teknologi blockchain dibandingkan dengan generasi sebelumnya yang masih diliputi perasaan penuh pertimbangan.

Sebagai generasi pertama yang tumbuh dengan teknologi digital di tangan mereka, generasi millenial memiliki default cara berpikir yang berbeda. Teknologi menjadi sarana penunjang paling utama yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-harinya. Dari memesan tiket perjalanan, bermain saham, hingga memesan taksi semua dilakukan secara online. Kondisi inilah yang memudahkan kalangan milenial untuk mengenal bisnis cryptocurrency.

Di Indonesia, banyak dari generasi milenial yang sudah menyadari kehadiran teknologi ini khususnya dari golongan terpelajar. Hal ini ikut dipengaruhi oleh kemampuan mereka memahami seluk-beluk blockchain. Generasi ini bahkan meyakini bahwa blockchain adalah teknologi masa depan, sama seperti ketika dulu kita menganggap internet sebagai sebuah teknologi masa depan.

Sementara itu, menurut survey yang dilakukan oleh Germany Consumer Centers of Hesse and Saxony menyebutkan bahwa para milenial di Jerman sudah siap untuk menginvestasikan beragam jenis cryptocurrency. Survey serupa baru-baru ini juga dilakukan di AS, hasil survey dari YouGov Omnibus menunjukkan bahwa milenial AS paling tertarik pada cryptocurrency, dalam laman resminya YouGov menyebutkan sejumlah 44% dari kaum milenial yang ikut terlibat dalam survey tersebut meyakini bahwa cryptocurrency akan diterima secara luas di berbagai kelompok masyarakat, kemudian disusul dengan 34% dari generasi X yang percaya keberadaan cryptocurrency akan diterima secara luas di beberapa tahun mendatang.

Kelebihan utama dari cryptocurrency adalah karena mata uang ini dapat disimpan dan ditukar tanpa ada batasan limit dari bank. Chris Castiglione yang mendirikan dan mengajar kursus Bitcoin dan Cryptocurrency kepada Forbes menyebutkan bahwa generasi milenial berada pada posisi yang lebih baik untuk menanggung risiko dari industri yang dikenal dengan volatilitasnya ini. Selain itu, cryptocurrency juga dapat mengganti metode pembayaran secara tradisional. Di beberapa tahun mendatang, tidak menutup kemungkinan cryptocurrency digunakan oleh masyarakat untuk melakukan pembayaran tanpa kartu kredit atau uang tunai, tetapi cukup dengan menggunakan crypto wallet.