Manajemen keuangan adalah

Manajemen Keuangan: Pengertian, Tujuan, Fungsi & Contohnya

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Keuangan merupakan aspek penting dalam kehidupan individu maupun kelompok. Dalam skala besar, manajemen keuangan adalah salah satu faktor penting bagi berjalannya suatu perusahaan.

Oleh karena itu, tim pengelola keuangan diperlukan guna membantu perusahaan menentukan kebijakan terkait perusahaan sendiri.

Pentingnya peran manajemen keuangan menjadikan keberadaannya diperlukan di setiap usaha, utamanya dalam kebutuhan investasi.

Individu yang tergabung di dalamnya pun harus mempunyai memiliki kualifikasi khusus di bidangnya.

Yuk, kenali lebih jauh seputar manajemen keuangan, fungsi, tujuan, dan contohnya dengan menyimak artikel di bawah ini!

Pengertian Manajemen Keuangan

Apa itu manajemen keuangan? Dalam dunia bisnis, manajemen keuangan adalah kegiatan perencanaan, pengaturan, pengarahan, dan pengendalian keuangan suatu perusahaan.

Dengan adanya pengelolaan keuangan secara profesional, suatu usaha bisa mengurangi resiko kerugian.

Pengontrolan keuangan di perusahaan dimulai dari pengadaan dana perusahaan.

Melalui manajemen yang baik, sumber daya keuangan dapat dikelola secara efektif dan efisien agar target finansial bisa tercapai.

Baca juga: Ketahui Manajemen Risiko Keuangan, Tujuan hingga Fungsinya

Tujuan Manajemen Keuangan

Berdasarkan pengertian manajemen keuangan, diperlukan pengendalian sumber daya yang tepat guna tercapainya tujuan finansial suatu usaha.

Adapun tujuan manajemen keuangan adalah:

1. Menambah Keuntungan

Adanya manajemen keuangan sebagai pengendali finansial di dalam perusahaan bertujuan untuk menambah keuntungan.

Sebagai contoh, penekanan biaya produksi hingga pengontrolan anggaran dapat meningkatkan keuntungan bagi suatu usaha secara efisien.

2. Meningkatkan Perbendaharaan Perusahaan

Sebagai tim pengelola keuangan, pengawasan anggaran penting untuk dilakukan. Apabila suatu aktivitas perusahaan menggunakan dana berlebih dan tidak menghasilkan keuntungan, maka bisa diganti dengan kegiatan baru.

3. Menjaga Arus Kas

Agar kondisi keuangan perusahaan stabil, dibutuhkan pengelolaan dana yang baik supaya arus kas terjaga.

Pengeluaran berlebih dapat merugikan perusahaan. Maka dari itu, tujuan manajemen keuangan adalah untuk mengatur dan mengawasi segala biaya produksi maupun operasional agar tidak membengkak.

4. Meminimalisir Pengeluaran Modal

Adanya manajemen keuangan adalah penting bagi pengawasan anggaran. Dalam hal ini, pengelolaan dana bisa dilakukan dengan mengurangi pengeluaran modal.

Dengan minimnya modal yang dikeluarkan, maka anggaran dan pinjaman menjadi seimbang.

5. Membuat Perkiraan Dana

Tujuan manajemen keuangan adalah membuat perkiraan dana yang dibutuhkan perusahaan.

Dengan adanya perkiraan tersebut, maka dapat dihitung kira-kira pendapatan dan keuntungan dari pengeluaran modal pada satu periode.

6. Memastikan Kelangsungan Hidup Perusahaan

Hal terpenting dari tujuan manajemen keuangan adalah memastikan kelangsungan hidup perusahaan.

Keberadaan pengelola finansial bisa mengurangi risiko perusahaan bangkrut. Apabila usaha tetap beroperasi, maka lapangan pekerjaan masih tersedia dan produksi dapat terus berjalan.

Baca juga: Modal Ventura: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Contoh

Fungsi Manajemen Keuangan

Setelah mengenal apa itu manajemen keuangan dan tujuannya, penting untuk mengetahui fungsi manajemen keuangan itu sendiri.

Tim pengelola keuangan harus menjalankan fungsinya agar tujuan finansial suatu usaha tercapai. Untuk itu, berikut fungsi manajemen keuangan yang perlu Anda ketahui.

1. Planning atau Perencanaan

Merencanakan pengaturan finansial suatu perusahaan penting bagi berjalannya manajemen perusahaan yang efektif.

Perencanaan meliputi pengawasan arus kas, hitungan laba-rugi, dan pengontrolan uang kas. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi pengeluaran di luar anggaran.

2. Budgeting atau Anggaran

Agar kebutuhan finansial perusahaan tercukupi, maka diperlukan budgeting. Pengawasan dan alokasi dana bagi setiap departemen yang membutuhkan merupakan bentuk fungsi manajemen keuangan.

Dengan berlakunya anggaran, maka kemungkinan pengeluaran biaya berlebih dapat diminimalisir.

3. Controlling atau Pengendalian

Setelah memberlakukan anggaran, maka penting bagi manajemen keuangan untuk melakukan pengendalian.

Dalam prosesnya, evaluasi dilakukan dengan menganalisis sistem finansial yang bermasalah. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko kerugian bagi perusahaan.

4. Auditing atau Pemeriksaan

Berikutnya, proses audit akan dilakukan untuk mengawasi pengeluaran berdasarkan anggaran yang ditetapkan.

Manajemen keuangan akan memeriksa apakah penggunaan budget tidak diselewengkan guna kepentingan lain.

5. Reporting atau Laporan

Tahap akhir dari fungsi manajemen keuangan adalah reporting. Membuat laporan keuangan bagi perusahaan penting guna menunjukkan transparansi seluruh kegiatan finansial yang dilakukan di suatu perusahaan.

Baca juga: Akuntan Publik: Definisi, Tugas, dan Jenis-Jenis Jasanya

Peran dan Contoh Manajemen Keuangan

Agar makin paham, Anda perlu tahu peran dan contoh manajemen keuangan itu sendiri. Secara garis besar, pengendalian finansial berperan penting bagi berlangsungnya kegiatan usaha.

Dengan adanya pengontrolan finansial, perusahaan bisa menghindari risiko kerugian yang berakibat kebangkrutan.

1. Mengontrol Keuangan

Peran utama dari manajemen keuangan adalah untuk mengontrol keuangan perusahaan.

Dalam hal ini, pengendalian finansial dilakukan dengan mengawasi aset perusahaan, mengevaluasi kinerja tim, serta membuat keputusan tentang investasi dan pembelanjaan.

Contoh manajemen keuangan yang fokus pada peran ini adalah The Financial Management Service dari Kementerian Keuangan Amerika Serikat.

2. Mengambil Keputusan Terkait Modal

Penggunaan modal penting bagi berlangsungnya kehidupan suatu bisnis. Oleh karena itu, peran manajemen keuangan terkait keputusan penggunaan modal sangat diperlukan.

Dalam hal ini, membuat struktur modal, menginvestasikan modal secara aman, dan mengalokasikan keuntungan merupakan beberapa hal yang penting dilakukan.

Contoh manajemen keuangan terkait keputusan penggunaan modal adalah menghitung berapa uang yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan finansial pribadi.

Setelah itu, pembuatan struktur akan diperlukan guna melakukan rencana tersebut.

Sekian pembahasan tentang apa itu manajemen keuangan, fungsi, tujuan, dan contohnya. Jika Anda ingin mendapatkan tips-tips lain seputar keuangan dan investasi, cek selengkapnya di Bitocto, ya!

Baca juga: Biaya Investasi: Pengertian, Contoh, dan Cara Menghitungnya

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin