Mengenal Ethereum, Apa Bedanya Dengan Bitcoin?

By 20 Februari 2019Edukasi
ethereum

Ethereum dan Bitcoin adalah dua aset yang berbeda. Bitcoin adalah cryptocurrency pertama dan sistem transfer uang, dibangun dan didukung oleh teknologi Blockchain. Sementara Ethereum mengambil teknologi di belakang Bitcoin dan secara substansial memperluas kemampuannya. Seluruh sistemnya didukung oleh sistem global yang disebut ‘node’. Node adalah perangkat atau program yang berkomunikasi dengan jaringan Ethereum.

Ethereum diciptakan dari penerapan teknologi Blockchain yang memiliki fungsi Smart Contracts (Kontrak Cerdas/Scripting). Hal ini bisa memberikan fungsi mesin virtual “Turing-Complete” yang terdesentralisasi dan juga memiliki EVM (Ethereum Virtual Machine) yang dapat mengeksekusi skrip menggunakan jaringan internasional yang tersebar untuk publik. Sistem seperti ini membutuhkan mata uang untuk membayar sumber daya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi atau program, di sinilah ‘Ether’ berperan. Ether adalah aset digital yang tidak memerlukan pihak ketiga untuk melakukan proses pembayaran. Namun, ia tidak hanya beroperasi sebagai mata uang digital, tetapi juga bertindak sebagai ‘bahan bakar’ untuk aplikasi yang didesentralisasi dalam jaringan. Jika pengguna ingin mengubah sesuatu di salah satu aplikasi dalam Ethereum, mereka harus membayar biaya transaksi sehingga jaringan dapat memproses perubahan. Biaya transaksi secara otomatis dihitung berdasarkan berapa banyak ‘gas’ yang diperlukan dari suatu tindakan. Jumlah ‘bahan bakar’ yang dibutuhkan dihitung berdasarkan berapa banyak daya komputasi yang diperlukan dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk berjalan.

Baca juga: Bitcoin: Kontroversi Tetapi Makin Diminati

Ethereum pertama kali dikenalkan ke publik pada tahun 2014 oleh Vitalik Buterin. Ia menjadi pengembang Bitcoin mulai dari tahun 2011 sampai tahun 2013, dengan kecerdasan dan pengalamannya menganalisa Bitcoin sebagai mata uang kripto pertama, Vitalik menyadari bahwa seharusnya Bitcoin bisa digunakan untuk tujuan yang lebih besar. Kemudian bersama beberapa orang rekannya ia mulai membuat rancangan dan Whitepaper tentang proyeknya tersebut pada akhir tahun 2013. Pada tahun 2014, Ethereum dirilis untuk memenuhi kebutuhan transaksi Cross-Chain dan Cross-Platform dengan tujuan utamanya menghancurkan batas-batas transaksi finansial yang ada saat ini.

Apakah Anda udah siap untuk jual beli Bitcoin atau Ethereum sekarang?

Baca juga: