Industri Barang Mewah Lirik Crypto

By 25 Juli 2019Edukasi
barang mewah

Industri barang-barang mewah saat ini sedang cukup booming, hal ini disebabkan oleh banyaknya permintaan dari orang kaya Cina, pelanggan baru dari Silicon Valley, dan kebiasaan milenial yang tertarik mengoleksi barang-barang mewah tersebut menajdi penyebab utama merek-merek tersebut booming di pasar. Atas dasar tersebut, industri ini sekarang memandang cryptocurrency sebagai salah satu alternatif pembayaran. Menurut laporan dari CB Insights yang meneliti 18 tren barang mewah mencakup mulai dari konektivitas untuk layanan mewah, teknologi buatan hingga mobil terbang, merek-merek mewah tidak lagi memandang mata uang virtual sebagai sarana untuk tujuan yang cerdas.

Baca juga: Investor Ritel Kembali Antusias Serbu Pasar Crypto

Setelah kenaikan tajam harga cryptocurrency pada akhir 2017, muncullah sekelompok orang yang disebut dengan ‘cryptorich’. Selanjutnya ada laporan-laporan tentang para miliarder crypto yang membelanjakan uang banyak untuk mobil-mobil mewah seperti Lamborghini, serta kasus-kasus akuisisi perumahan mewah. Perusahaan-perusahaan mewah yang menerima pembayaran crypto juga menargetkan segmen milenial yang tumbuh cepat, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa satu dari empat milenial Amerika sekarang menggunakan atau memegang cryptocurrency.

Baca juga: Rollercoaster Kripto Selama Tiga Tahun Terakhir

Pembuat jam tangan mewah Swiss, Hublot, misalnya, menjual jam tangan edisi terbatas guna merayakan peringatan 10 tahun penciptaan Bitcoin pada November tahun lalu. Masing-masing dari 210 potongan unik berharga $ 25.000, dan hanya dapat dibeli menggunakan Bitcoin.

Apa yang membantu pertumbuhan industri mewah ini adalah bagaimana merek-merek berusia seabad seperti Gucci dan Louis Vuitton beradaptasi dengan tuntutan pembeli zaman sekarang. Mereka menciptakan lebih banyak koleksi sederhana, bekerjasama dengan platform e-commerce, dan memberikan pengalaman singkat seperti edisi terbatas. Terlebih lagi, teknologi baru akan membidik lebih banyak dompet konsumen mewah, mulai dengan aksesori dan pakaian, hingga berkembang ke terapi anti-penuaan maupun pengalaman AR / VR. Industri ini juga dapat berpikir untuk menerima pembayaran crypto untuk menciptakan pengalaman eksklusif.

Baca juga: Bagaimana Cara Bank Bertransformasi di Era Crypto?

Dari konsumen kaya di negara-negara yang secara politis tidak stabil berupaya mencegah aset mereka disita oleh para kolektor seni yang ingin menghindari pencurian dengan tidak mengungkapkan identitas mereka, privasi adalah perhatian utama di dunia konsumen mewah. Namun, menerima cryptocurrency bukanlah langkah bebas risiko. “Agar inisiatif ini berhasil, perusahaan harus melindungi nilai terhadap volatilitas tingkat tinggi dalam nilai cryptocurrency. Mereka juga perlu mengatur proses compliance yang lebih kuat untuk memastikan mereka menerima dana yang sah.”

Baca juga: