fbpx

Apa Bedanya Blockchain Dan Mata Uang Digital, Bitcoin?

By 17 Juni 2020Berita
uang digital

Saat ini sudah banyak orang yang mendapat penghasilan dari mata uang digital/cryptocurrency. Namun, ada perdebatan yang cukup luas mengenai cara menghasilkan uang dari cryptocurrency. Perdebatan ini umumnya berdasar pada dua istilah penting, ‘Bitcoin’ dan ‘Blockchain.’ Orang bisa membicarakan dan memperdebatkan mengenai cryptocurrency, namun masih banyak yang bingung akan perbedaan kedua istilah diatas.

Penting untuk diketahui disini bahwa Blockchain merupakan teknologi, sedangkan Bitcoin merupakan aplikasi pertama yang berhasil pada teknologi itu, yang kemudian terkenal pada 2009.

Pada artikel kali ini, Bitocto akan bantu jelaskan apa perbedaan kedua istilah diatas dan juga gunanya pada dunia cryptocurrency.

Apa itu Blockchain?

Blockchain merupakan gateway pembayaran digital terkomputerisasi yang memungkinkan adanya pencatatan transaksi antara kedua belah pihak secara konstan dan benar. Dengan kata lain Blockchain merupakan teknologi buku besar terdistribusi, yang membatasi Bitcoin bahkan aset digital lainnya. Blockchain memberikan jalan untuk banyak pihak bertransaksi, berbagi data penting, dan mengumpulkan sumber daya mereka dengan cara aman yang tidak merusak.

Banyak yang berasumsi bahwa Blockchain merupakan teknologi baru, sebenarnya tidak, teknologi ini sudah ada sejak 1991, namun baru mulai melejit setelah kemunculan cryptocurrency.

Inilah mengapa Blockchain mungkin sulit untuk dipahami atau mungkin diregulasi. Karena Blockchain bersifat desentralisasi dan terbentuk dari tiga konsep penting; blok, miner, dan node.

  • Blok
    Setiap rantai terdiri dari blok, yang merupakan inti dari teknologi Blockchain. Setiap blok mengandung semua informasi relevan terkait sebuah transaksi. Setiap blok memiliki notce dan hash yang unik dan disimpan tidak hanya secara linear, namun juga secara kronologis, selalu diakhir Blockchain. Semakin banyak rantai yang ada, semakin sulit untuk kembali dan memanipulasi atau mengganggu rantai ini.
  • Miner
    Miner atau dikenal juga sebagai ‘penambang’ merupakan orang-orang yang menciptakan banyak blok, yang merupakan tugas rumit mengingat komposisi lingkungan Blockchain sendiri.
  • Node
    Node merupakan suatu hal signifikan dalam pemahaman mengenai sistem desentralisasi yang dimiliki Blockchain. Dengan adanya node, tidak ada satu organisasi pun yang bisa memiliki Blockchain, dan ini membantu teknologi Blockchain untuk mempertahankan integritas dan mencegah pembobolan privasi melalu pertukaran informasi apapun, baik secara sistematis ataupun tidak.

Apa itu Bitcoin?

Bitcoin merupakan salah satu cryptocurrency paling awal yang menggunakan teknologi Blockchain dalam memfasilitasi pembayaran peer-to-peer. Bitcoin ditemukan oleh anonim dengan nama Satoshi Nakamoto. Melalui jaringan terdesentralisasi, Bitcoin menawarkan biaya transaksi yang murah dan masuk akal dibandingkan gateway pembayaran yang marak digunakan.

Baca Juga: Bitocto Secara Resmi Terdaftar Di Bappebti

Hal utama dan terpenting adalah memiliki wallet atau dompet Bitcoin, software untuk mengirim, menerima, dan dengan aman menyimpan dana. Seperti aset Anda yang tersimpan rapih dan aman di wallet akun Bitocto Exchange yang Anda miliki. Anda bisa download aplikasi kami di HP, atau menggunakan platform website Bitocto yang sudah teroptimalisasi (dapat diakses melalui desktop atau browser HP Anda). Kemudian Anda bisa mulai mendapatkan Bitcoin dengan membeli pada menu EXCHANGE di aplikasi Bitocto Anda.

Bitcoin tidak disimpan dalam bentuk fisik, aset ini menggunakan algoritma matematika untuk melindungi sejumlah angka dengan private key (password), dan dalam aplikasi Bitocto, aset kamu aman, karena perusahaan telah me-manage cold storage untuk nasabah dan kami menerapkan sistem Google Authenticator untuk mengamankan segala transaksi pada akun Anda.

Semua orang bisa mengirim dan menerim Bitcoin.

Awalnya terdengar asing dan membingungkan, namun Bitcoin menawarkan jalan efektif untuk pembayaran. Kalian hanya perlu memberikan alamat wallet kalian untuk menerima Bitcoin, atau input alamat wallet yang kalian tuju untuk mengirim Bitcoin. Biaya transaksi terjangkau dan cepat, bahkan bertransaksi ke luar negeri sekalipun.

Jadi apa bedanya Blockchain dan Bitcoin?

  1. Blockchain merupakan teknologi yang digunakan oleh banyak cryptocurrency untuk transaksi yang aman secara aset maupun data, salah satu cryptocurrency yang menggunakan teknologi ini adalah Bitcoin.
  2. Blockchain memiliki mekanisme yang transparan, sedangkan Bitcoin beroperasi secara anonim.
  3. Blockchain memiliki banyak kegunaan lain, sedangkan Bitcoin terbatas sebagai mata uang digital untuk dipertukarkan.
  4. Bitcoin hanya digunakan untuk bertransfer mata uang digital, sedangkan Blockchain bertransfer informasi kepemilikan, aset digital, hak, dan lain-lain.

Jika Anda merupakan salah satu orang yang menggunakan gateway pembayaran online untuk berkirim, menerima, atau menyimpan mata uang digital, Anda harus paham hubungan antara Bitcoin dan Blockchain. Dimana teknologi Blockchain memiliki fungsi lain diluar meregulasi Bitcoin.

Baca Juga: Perkembangan Cryptocurrency di Indonesia Sangat Pesat

Blockchain bisa membantu melaksanakan smart contracts; Blockchain dapat dengan otomatis merilis pembayaran sesuai perjanjian. Ini bisa membantu Anda memelihara sistem pencatatan yang transparan, mengaudit rantai pasokan, atau memberi Anda bukti sebagai asuransi.

Masa depan Blockchain dan Bitcoin

Di Indonesia, pemerintah mulai dengan aktif merumuskan regulasi dan mendukung perkembangan teknologi dan aset ini. Industri Blockchain sudah mulai memperkenalkan diri pada masyarakat Indonesia, dan berharap bisa memberikan solusi baru yang dapat membantu Indonesia untuk lebih maju secara finansial, sistem, dan aspek lainnya.

Baca Juga:

Reference : uktech.news

Disclaimer : Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.