Deposit adalah

Apa itu Deposit dan Deposit dalam Kripto? Begini Caranya

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Jika OctoMate ingin menyimpan uang secara aman sembari mencari keuntungan, deposit adalah salah satu cara yang bisa dicoba. Deposit memang erat kaitannya dengan produk bank, namun tahukah Anda jika terdapat istilah deposit dalam kripto?

Jangan khawatir, jika masih belum familiar dengan hal tersebut, Bitocto telah merangkum seputar apa itu deposit dan deposit dalam kripto di artikel berikut ini. Yuk simak!

Apa itu deposit?

Deposit adalah uang, barang, atau properti yang disimpan di bank sebagai jaminan dan akan dikembalikan atau ditarik kembali dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. Keuntungan dari deposit adalah terdapat suku bunga untuk besaran modal Anda tadi, sehingga nominal akhirnya lebih besar dibanding setoran awal.

Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), deposit adalah produk simpanan yang disediakan oleh bank dan penarikannya dapat dilakukan setelah masa tertentu berdasarkan perjanjian atau setelah pemberitahuan sebelumnya.

Sedangkan bila merujuk pada Undang-undang Nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan, deposit adalah simpanan yang penarikannya hanya bisa dijalankan ketika masa tertentu sesuai dengan perjanjian nasabah pemilik deposit dengan bank.

Baca juga: 5 Jenis Investasi Jangka Pendek Menguntungkan Bagi Pemula

Contoh deposit

Selain dalam dunia perbankan, penggunaan deposit juga bisa digunakan pada transaksi jumlah besar seperti kendaraan atau dunia real estate, dimana biasanya penjual membutuhkannya untuk rencana pembayaran dan menetapkan simpanannya pada persentase tertentu. Secara umum, jenis simpanan tersebut dikenal sebagai uang muka.

Lain halnya jika transaksi tersebut bukan jual beli melainkan sewa, deposit ini dijadikan jaminan untuk menutupi biaya kemungkinan kerusakan dari sebuah aset atau properti yang disewakan. Nantinya, besaran pengembalian deposit secara penuh atau sebagian akan ditentukan di akhir masa sewa.

Baca juga: Investasi Sukuk Ritel Adalah: Cara Beli dan Keuntungannya

Kelebihan dan kekurangan deposit

Sama seperti jenis investasi lainnya, deposit juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Agar lebih memahaminya, berikut telah Bitocto rangkum kelebihan dan kekurangan deposit, yaitu:

Kelebihan 

Selain sebagai penambah kekayaan, beberapa kelebihan lain dari deposit adalah:

1. Pilihan investasi paling mudah

Keuntungan pertama dari deposit adalah menjadi pilihan investasi paling mudah karena menawarkan keuntungan tertinggi jika dibandingkan dengan produk perbankan lainnya.

2. Risiko rendah

Apabila dibandingkan instrumen investasi lain seperti menanam modal dalam pasar saham, risiko dari menggunakan deposit tentu lebih rendah.

Baca juga: Capital Gain: Arti, Jenis, Cara Hitung & Beda dengan Dividen

3. Memperoleh pendapatan per tenor

Meskipun Anda tidak bisa menarik uang deposit sewaktu-waktu, namun Anda tetap bisa memperoleh keuntungan bunga sesuai tenor dan dikirimkan ke rekening Anda. Tenor sendiri merupakan waktu jatuh tempo sesuai kesepakatan Anda dengan pihak bank ketika membuat rekening deposit.

4. Keamanan yang terjamin

Keuntungan terakhir deposit adalah memiliki keamanan terjamin, sebab uang Anda akan disimpan dalam bank. Hal ini tentu saja lebih aman jika dibandingkan Anda menyimpannya sendiri di rumah.

Selain itu, tingkat kriminalitas juga dapat berkurang dan OctoMate hanya perlu menunggu keuntungan sesuai jangka waktu yang telah disepakati.

Baca juga: Jaminan Fidusia: Pengertian, Dasar Hukum, Jenis dan Contohnya

Kekurangan

Secara umum, terdapat tiga kekurangan dari deposit, di antaranya:

1. Ancaman inflasi

Kekurangan deposit adalah masih ada ancaman terkena pengaruh inflasi, dimana nilai uang menurun ketika harga-harga produk kebutuhan melonjak naik. Inflasi tadi berpengaruh pada suku bunga deposit yang ditujukan untuk menutupi kekurangan nilai dan berdampak pula terhadap pendapatan deposit nantinya.

2. Keuntungan rendah

Seperti kata pepatah, high risk high return. Sebaliknya, karena deposit tergolong memiliki risiko rendah jika dibandingkan instrumen investasi lain seperti saham, properti, atau kripto, maka keuntungannya juga lebih rendah.

3. Anda tidak terlibat secara langsung

Kekurangan terakhir dari deposit adalah Anda tidak terlibat secara langsung. Dalam pengelolaannya, deposit dikelola sepenuhnya oleh bank. Maka dari itu, pendapatan Anda akan dipotong pajak sebagai biaya pengelolaannya.

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Litecoin Mining dan Cara Investasinya

Deposit dalam kripto

Selain digunakan pada dunia perbankan, properti, atau jual beli kendaraan, deposit juga memiliki peran di dunia cryptocurrency. Dalam penggunaanya, ada dua cara penggunaan deposit aset kripto, di antaranya:

1. Menggunakan mata uang fiat

Cara pertama penggunaan deposit dalam cryptocurrency adalah dengan menggunakan mata uang fiat (IDR) dan biasanya tersedia beberapa metode pembayarannya, seperti melalui virtual account bank atau uang elektronik. Sehingga, besaran deposit tergantung pada metode pembayaran apa yang Anda pilih.

2. Menggunakan aset kripto

Nah, cara kedua penggunaan deposit selain menggunakan mata uang fiat adalah dengan menggunakan aset digital cryptocurrency, seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan sebagainya.

Bagaimana OctoMate, apakah tertarik untuk memulai deposit setelah membaca artikel di atas? Semoga artikel ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk Anda ya. Jika sudah yakin, yuk mulai investasi Bitcoin dan berbagai aset kripto lainnya di Bitocto! Pahami syarat ketentuannya dan daftar jadi pengguna sekarang juga!

Baca juga: Begini Cara Investasi Bitcoin Pemula Agar Untung Maksimal!

Share:
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin