Category

Berita

ilustrasi market update 22 januari 2021

Update Pasar Crypto: Jatuhnya Harga Bitcoin 22 Januari 2021

By | Berita

Bitcoin turun sebanyak 11% pada hari Kamis (21/01), mencapai level terendah dalam hampir tiga minggu, karena cryptocurrency populer menerima dengan pukulan ganda yang mengagetkan kepercayaan pada penggunanya.

Pertama, Janet Yellen, calon menteri keuangan Presiden Joe Biden, menyarankan selama sidang konfirmasi pada hari Selasa (19/01) bahwa anggota parlemen “membatasi” penggunaan Bitcoin karena penggunaannya dalam kegiatan terlarang.

Dan kedua, adanya laporan yang dibantah dari BitMEX Research pada hari Rabu (20/01) menunjukkan adanya cacat kritis yang disebut “pengeluaran ganda” telah terjadi di blockchain Bitcoin.

Pengeluaran ganda adalah ketika seseorang mengalami pengeluaran bitcoin yang sama dua kali. Ini adalah skenario yang ditakuti dan mengerikan untuk aset digital, dan blockchain dianggap telah menyelesaikan masalah tersebut ketika Satoshi Nakamoto menerbitkan whitepaper Bitcoin pada tahun 2009.

Upaya awal untuk meluncurkan sistem kas digital pada akhirnya dihentikan oleh kerentanan yang dapat memungkinkan pengeluaran ganda dan merusak kepercayaan pada sistem.

BitMEX Research men-tweet bahwa tampaknya ada sejumlah kecil pengeluaran ganda sekitar 0.00062063 BTC ($21) terdeteksi.

BitMEX kemudian mengatakan bahwa pengeluaran ganda sebenarnya adalah transaksi RBF, yaitu ketika transaksi bitcoin yang belum dikonfirmasi diganti dengan biaya transfer baru yang membayar biaya lebih tinggi untuk mempercepat konfirmasi transaksi. Tapi Monitor Fork BitMEX mengatakan bahwa “tidak ada lonjakan biaya (RBF) yang terdeteksi.”

BitMEX mengatakan dalam tweet lain: “Sebuah transaksi dalam chain yang gagal mengirim 0.00062063 BTC ke alamat 1D6aebVY5DbS1v7rNTnX2xeYcfWM3os1va, dan transaksi di chain berhasil yang menghabiskan input yang sama hanya mengirim 0.00014499 BTC ke alamat ini.”

Pada akhirnya, peristiwa pengeluaran ganda tidak terjadi, menurut CTO Bitfinex Paolo Ardoino. Dalam e-mail kepada Insider, Ardoino menjelaskan, “Sebenarnya yang terjadi adalah dua blok ditambang secara bersamaan. Akibatnya, terjadi reorganisasi berantai, yang tidak mengakibatkan pengeluaran ganda.”

Sementara itu, investor institusi tetap terus melirik ke bitcoin. Pengajuan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa pada hari Rabu (20/01) mengatakan BlackRock telah mencairkan dua reksa dananya untuk berinvestasi dalam cryptocurrency.

Poin-poin penting lainnya yang perlu diketahui seputar penurunan bitcoin ini :

  • Penurunan cryptocurrency terkemuka ini “mungkin hanya penurunan biasa,” menurut trader Techemy Capital Josh Olszewicz, yang tidak mengharapkan koreksi berkepanjangan.
  • Analis Bloomberg, Mike McGlone juga setuju akan hal itu, mengatakan kepada CoinDesk bahwa dia bisa melihat bitcoin “menjelajahi support dan resisten dalam kisaran $30,000 – $40,000 untuk sementara waktu sampai memulai langkah reli bertahap berikutnya.”
  • Tetapi CIO Guggenheim Scott Minerd berpikir bitcoin mungkin menduduki puncak sementara, mengatakan bahwa penelusuran kembali ke $20,000 adalah hal yang mungkin.
  • Penjualan signifikan selama seminggu terakhir di salah satu bursa yang berbasis di AS, menandakan aksi ambil untung oleh investor, berdasarkan pelaporan CoinDesk sebelumnya, setelah bitcoin hampir menyentuh $42,000 pada awal Januari 2021.
  • Cryptocurrency alternatif terkemuka (altcoin) seperti Ethereum juga mencatat persentase kerugian dua digit.
  • Penurunan hari Kamis (21/01) membantu menghapus sebagian besar keuntungan tahunan bitcoin, dengan cryptocurrency yang saat ini hanya naik 6% pada tahun 2021.

 

Sources : Matthew Fox on Business Insider & Zack Voell on CoinDesk

 Disclaimer : Metode, angka, teknik, pendapat, saranan atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.

 

ilustrasi market update 15 januari 2021

Paket Stimulus $3 Triliun dari Joe Biden Akan Mendongkrak Kenaikan Bitcoin Lebih Jauh

By | Berita

Partai Demokrat menang tipis dalam pemilihan Senat khusus di negara bagian Georgia, AS, merebut kendali Senat Amerika Serikat dari Partai Republik. Dengan demikian, Dewan Perwakilan Rakyat yang dikuasai Demokrat sekarang memiliki lebih banyak kebebasan untuk menjalankan kebijakan ekonominya.

Analis di Bank UBS percaya bahwa badan legislatif pemerintah yang bersatu akan memperlancar jalan menuju lebih banyaknya stimulus fiskal. Menurut laporan Axios, Presiden terpilih Joe Biden sedang mempertimbangkan upaya stimulus dua arah dalam bentuk cek $2,000 untuk orang Amerika dan paket pengeluaran pajak dan infrastruktur senilai $3 triliun.

Stimulus fiskal baru nampaknya dapat meningkatkan inflasi, melemahkan dolar AS dan membawa lebih banyak pembeli ke aset-aset langka seperti bitcoin dan emas.

Alex Melikhov, CEO dan pendiri Equilibrium dan EOSDT stablecoin, mengatakan bahwa stimulus tambahan akan menyuntikkan lebih banyak likuiditas ke pasar dan kemungkinan mendorong kenaikan harga bitcoin lebih lanjut.

Cryptocurrency terkemuka ini sudah berada di pasar naik yang kuat, berkat langkah-langkah peningkatan inflasi yang diadopsi oleh Federal Reserve dan pemerintah AS selama 10 bulan terakhir untuk melawan perlambatan yang disebabkan oleh COVID-19. Langkah-langkah ini telah mendorong lembaga-lembaga untuk mencari investasi yang menawarkan lindung nilai terhadap inflasi.

Harga Bitcoin telah naik dari $10,000 ke rekor tertinggi di atas $41,000 dalam empat bulan terakhir, dengan perusahaan publik seperti MicroStrategy membeli bitcoin untuk melindungi nilai cadangan perbendaharaan mereka. Tren tersebut dapat meningkat, seperti yang diperkirakan oleh JPMorgan, dengan tambahan stimulus fiskal Biden dan pelonggaran kuantitatif (pencetakkan uang) lanjutan oleh Federal Reserve.

“Stimulus Biden dapat menambah hentakkan ekstra pada harga bitcoin, tetapi tidak lebih dari mendorong kereta barang yang meluncur,” kata Jehan Chu, mitra pengelola di perusahaan investasi crypto yang berbasis di Hong Kong.

Bank sentral AS tidak mungkin melepas atau mengurangi program pembelian aset $120 miliar per bulan dalam waktu dekat dan berkomitmen untuk menjaga suku bunga pada rekor terendah untuk sementara waktu mengikuti tingkat inflasi yang naik di atas target 2%.

Inflasi Sudah Diduga

Pengukuran inflasi berbasis pasar telah mulai memperhitungkan potensi kenaikan tekanan harga yang didorong oleh stimulus dalam perekonomian. Tingkat impas 10 tahun, yang mewakili bagaimana pasar obligasi meramalkan inflasi jangka panjang, naik menjadi 2.09% pada hari Kamis (07/01), level tertinggi dalam lebih dari dua tahun, menurut St. Louis Federal Reserve.

Tingkat impas mencapai titik terendah di dekat 0.5% pada Maret 2020 dan terus meningkat sejak saat itu. Bitcoin telah cukup banyak meniru kenaikan ekspektasi inflasi selama 10 bulan terakhir.

Indeks dolar, yang melacak nilai greenback terhadap mata uang utama, juga memperpanjang penurunan tahun 2020 di tengah ekspektasi untuk stimulus fiskal tambahan. Indeks jatuh ke level terendah 33-bulan di 89.21 awal pekan kedua bulan Januari 2021, sementara emas, lindung nilai inflasi tradisional, menguat ke level tertinggi dua bulan mendekati $1,960 per ounce. Di samping semua ini, bitcoin telah memperoleh lebih dari 40% sejak awal tahun 2021. Cryptocurrency mencetak rekor tertinggi baru di $41,026.

“Para pedagang melihat ke arah kelemahan dolar yang akan berkorelasi dengan kenaikan lebih lanjut bitcoin,” kata Matthew Dibb, salah satu pendiri, dan COO dari Stack Funds. “Jika penuruna terjadi, cenderung berumur pendek, dengan indikator teknikal menunjukkan tanda-tanda kecil harga mendekati puncak pasar naik (tren naik belum selesai).”

“Pasar crypto akan memakan habis stimulus baru Biden,” lanjutnya.

 

Source : Omkar Godbole on Coindesk

Disclaimer : Metode, angka, teknik, pendapat, saranan atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.

ilustrasi market update 6 januari 2021

Bitcoin Kembali Menembus Ketinggian Sepanjang Masa Diatas $35,000

By | Berita

Pembukaan tahun 2021 melihat Bitcoin melonjak pada hari Rabu (06/01) menyentuh level ketinggian sepanjang masa, dan cryptocurrency terus diperdagangkan dengan galaknya.

Harga Bitcoin menguat dan diperdagangkan di atas $35,000 pada sekitar 14.00 WIB di hari Rabu (06/01), menurut data dari Coin Metrics. Lonjakan harga terjadi hanya beberapa hari setelah merosot lebih dari 10% ke $29,316. Penurunan terjadi mengikuti lompatan lebih dari 300% pada tahun 2020 ke level di atas $29,000.

Pada hari Senin (04/01), JPMorgan menerbitkan sebuah catatan dengan target harga jangka panjang yang berani untuk Bitcoin, mengklaim cryptocurrency ini dapat melonjak hingga $146,000 karena bersaing dengan emas sebagai mata uang “alternatif”. Logam mulia ini juga mengalami kenaikan yang cukup besar pada tahun 2020, dengan emas spot naik sekitar 25% pada tahun kemarin.

Anthony Scaramucci, pendiri dan rekan pengelola SkyBridge Capital, juga mengatakan kepada “Capital Connection” CNBC pada hari Rabu (06/01) bahwa perusahaannya “cukup bullish (tren naik atau bahasa lain dari yakin terhadap suatu investasi)” pada penyimpanan nilai Bitcoin dan melihat aset crypto ini “menggantikan” emas.

Scaramucci, mantan direktur komunikasi Gedung Putih, menambahkan bahwa kontrol Demokrat terhadap Kongres akan menjadi “bagus” untuk cryptocurrency karena perkiraan pencetakan uang “luar biasa” di bawah pemerintah federal yang dikendalikan oleh partai.

Meski begitu, ahli strategi JPMorgan, mengatakan bahwa Bitcoin perlu menjadi lebih stabil secara substansial sebelum dapat menyamai emas dalam hal nilai pasar. Harga mata uang crypto diketahui mengalami perubahan besar.

Seruan raksasa perbankan investasi AS itu penting mengingat komentar masa lalu CEO Jamie Dimon tentang Bitcoin. Dimon pernah menyebut cryptocurrency sebagai “penipuan.”

Sementara itu, pemimpin cryto global PwC Henri Arslanian mengatakan kepada CNBC “Street Signs Asia” pada hari Senin (04/01) bahwa lonjakan Bitcoin baru-baru ini ke level rekor ketinggiannya sebagian didorong oleh masuknya investor institusional yang lebih besar ke pasar.

 

Source : Eustance Huang on CNBC

Disclaimer : Metode, angka, teknik, pendapat, saranan atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.

Update Pasar Crypto: BTC & ETH 4 Januari 2021

By | Berita

Bitcoin

Bitcoin nampaknya bersiap memecahkan level $30,000, karena retracement dari ketinggian sepanjang masa semakin cepat dalam minggu perdagangan penuh pertama tahun 2021.

Koin nomor 1 ini memperpanjang reli baru-baru ini dan mencatat ketinggian parabola baru di $34,799 pada hari Minggu, setelah melonjak lebih dari 300% pada tahun 2020. Penjual melangkah setelah itu, menurunkan harga hampir total $3,400.

Grafik per Jam BTC/USD

Prakiraan BTCUSD 1 jam - 30 Desember 2020Prakiraan XRPUSD Harian - 4 Januari 2021

Melihat dari perspektif teknis, aset digital paling favorit ini diatur untuk memperpanjang kemunduran korektif, karena telah mengkonfirmasi kerusakan segitiga simetris pada grafik per jam.

Harga terus menghadapi penolakan pada rata-rata pergerakan kritis 21 jam, sekarang di sekitar $33,088, mendorong tren turun untuk mendapatkan kembali kendali.

Saat ini, tren turun sedang mengambil jeda sebelum dorongan berikutnya ke lebih rendah. Support langsung menunggu di 100-HMA di $30,935. Lebih jauh ke bawah, level kritis $30,000 akan menantang komitmen tren turun, di bawahnya support 200-HMA yang miring ke atas di $29,131 dapat diuji.

Pasar dapat menyaksikan peluang pembelian saat turun selama kenaikkan berhasil mempertahankan ambang batas $30,000. Setiap kemunduran dapat memenuhi pasokan yang kuat di rintangan 50-HMA naik di $32,695. Penerimaan di atas itu bisa membawa perlawanan 21-HMA kembali.

Indikator tren Relative Strength Index (RSI) per jam menunjuk ke bawah, bertahan jauh di atas wilayah penjualan berlebih, menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk koreksi yang lebih dalam.

S1 : $ 31,793 R1 : $ 34,592
S2 : $ 30,498 R2 : $ 36,094
S3 : $ 28,995 R3 : $ 37,390

**S merupakan support, yang berarti titik yang mendukung harga untuk mencegah kejatuhan lebih jauh. Jika suatu support ditembus, maka ada kemungkinan berlanjut ke penembusan support selanjutnya. Umumnya dijadikan titik untuk membeli.

**R merupakan resisten, yang berarti titik yang menolak harga dan mencegah harga untuk naik lebih jauh. Jika suatu resisten ditembus, maka ada kemungkinan berlanjut ke penembusan resisten selanjutnya. Umumnya dijadikan titik untuk menjual.

Ethereum

Tren naik ETH berhenti sejenak di sekitar puncak Februari 2018. Setelah melonjak ke level tertinggi dalam 35 bulan, ETH kembali surut ke $955.35 selama perdagangan Senin (04/01) pagi. Meskipun kondisi RSI pembelian berlebih menunjukkan konsolidasi harga lebih lanjut, retracement Fibonacci 61.8% dari penurunan tahun 2018 menjadi level kunci yang harus diperhatikan untuk penurunan.

Penembusan sisi bawah dari retracement Fibonacci utama, di $906.30, perlu mendapatkan validasi dari angka bulat $900 sebelum akhirnya menantang puncak Mei 2018 sekitar $830.

Prakiraan ETHUSD 1 jam - 30 Desember 2020Prakiraan XRPUSD Harian - 4 Januari 2021

 

 

Source : Dhwani Mehta on FXStreet

Disclaimer : Metode, angka, teknik, pendapat, saranan atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.

Update Pasar Crypto: BTC, ETH, & XRP 30 Desember 2020

By | Berita

Bitcoin

Presiden AS Donald Trump akhirnya mendukung tagihan stimulus yang telah lama ditunggu-tunggu senilai $900 miliar, yang berarti bahwa setiap warga negara Amerika akan segera menerima cek sebesar $600. Di musim semi, banyak orang menggunakan cek stimulus pertama senilai $1,200 yang didistribusikan oleh pemerintah untuk berinvestasi di Bitcoin. Pada saat itu, exchange crypto yang berbasis di AS, melaporkan adanya lonjakan nilai deposit senilai $1,200.

Mereka yang membeli BTC dengan cek stimulus mereka pada bulan April 2020 mungkin telah menggandakan hasil mereka karena nilai Bitcoin meningkat dari $10,000 menjadi lebih dari $28,000. Analis Bitcoin Jason Deane memberitahu bahwa orang-orang yang telah melihat pertumbuhan Bitcoin yang stabil dan membaca perkiraan harga gila-gilaan di Twitter mungkin ingin mencoba keberuntungan mereka dan menjadi bagian dari pasar yang bergejolak namun sangat menguntungkan ini.

Menurut akun Twitter yang melacak nilai cek stimulus pertama, sekarang nilainya lebih dari $5,000, lebih dari 300% meningkat dari nilainya di bulan April.

Tweet stimulus market update 30 Desember 2020

Ketika ekonomi AS sedang berjuang karena efek pandemi yang menghancurkan, pemerintah terus mencetak uang pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan membanjiri sistem dengan likuiditas. Kebijaksanaan konvensional mengatakan bahwa kebijakan semacam itu dapat menyebabkan konsekuensi inflasi yang tidak diinginkan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bitcoin dianggap sebagai aset deflasi karena pasokan maksimumnya dibatasi di 21 juta token. Karena fitur ini, banyak investor dan influencer terkenal telah menggembar-gemborkan BTC sebagai lindung nilai yang efektif terhadap inflasi.

Anthony Pompliano, salah satu pendiri dan mitra dari Morgan Creek Digital, mengatakan bahwa tidak mengherankan jika orang ingin mengubah dolar AS menjadi uang yang sehat.

Dolar AS yang digunakan untuk membayar cek stimulus dijamin akan kehilangan daya belinya dari waktu ke waktu, sementara struktur Bitcoin dibangun dengan cara melindungi dan meningkatkan daya beli dari waktu ke waktu, kata Pompliano dalam wawancara dengan Forbes.

Harga BTC melompat pada pengumuman stimulus

Pengumuman stimulus memicu reli besar-besaran di seluruh pasar, dan Bitcoin tidak terkecuali di sini. Mata uang digital utama melonjak di atas $28,000 dan mencapai level tertinggi baru sepanjang masa di $28,550.

Dari sudut pandang teknis, Bitcoin berada di wilayah yang belum dipetakan. Pergerakan berkelanjutan di atas $26,800 menciptakan dorongan naik yang kuat. Saat momentum naik terus mendapatkan daya tarik, BTC dapat menguji $30,000 sebelum 2020 berakhir.

Grafik 1-Jam BTC/USD

Prakiraan BTCUSD 1 jam - 30 Desember 2020Prakiraan XRPUSD Harian - 30 Desember 2020

Pada sisi bawah, support kritis ada di area $27,000 – $26,700. Area ini berfungsi sebagai perlawanan di awal minggu ini; itu diperkuat oleh EMA50 dan EMA100 pada timeframe 1 jam. Jika harga diatas ter-verifikasi sebagai support, BTC akan mendapatkan dorongan lain dengan pemberhentian berikutnya di $30,000. Jika tidak, aksi jual akan mendapatkan daya tarik dengan target turun berikutnya pada $25,000, diikuti oleh $24,000.

Sementara itu, data In/Out of the Money Around Price (IOMAP) mengkonfirmasi support yang kuat pada pendekatan ke $27,000 karena lebih dari 480,000 alamat wallet membeli 460,000 BTC diantara $26,770 dan $27,000. Jika area ini ditembus, tekanan jual akan meningkat.

Ethereum

Harga ETH di ambang penembusan 25% karena tekanan jual berkurang. Minat pada Ethereum tampaknya lebih kuat dari sebelumnya karena semakin banyak pengguna yang terus mengunci koin ETH mereka di dalam kontrak setoran ETH2. Raksasa smart contract ini tampaknya berada di ambang langkah tren naik besar-besaran yang bertujuan untuk $1,000. Sebagian besar metrik on-chain telah berpihak pada aset digital ini.

Prakiraan ETHUSD Harian - 30 Desember 2020Prakiraan XRPUSD Harian - 30 Desember 2020

Ripple

XRP diperdagangkan sekitar $0.30 sebelum salah satu exchange crypto internasional mengumumkan akan menghentikan perdagangan XRP pada sekitar 19 Januari 2021. Aset digital ini kemudian anjlok lebih dari 30% dalam 24 jam dan tampaknya siap untuk mundur lebih besar karena lebih banyak exchange berisiko menghapus aset ini (delisting).

Harga XRP bisa terus turun terlepas dari apa yang dikatakan teknis

Penting untuk disadari bahwa pergerakan XRP baru-baru ini tidak dimotivasi oleh analisa teknis apapun. Meskipun banyak indikator dapat menunjukkan bahwa harga XRP siap untuk rebound, investor harus sangat berhati-hati karena ini tidak akan akurat.

Grafik 1-Jam XRP/USD

Prakiraan XRPUSD 1 jam - 30 Desember 2020Prakiraan XRPUSD Harian - 30 Desember 2020

Sebaliknya, kita perlu fokus pada metrik on-chain seperti jumlah investor besar. Tampaknya jumlah pemegang XRP besar dengan 10,000,000 koin atau lebih telah turun 11 dalam empat hari terakhir. Demikian pula, jumlah investor besar yang memegang antara 1,000,000 dan 10,000,000 koin turun dari 1,253 orang ke level terendah saat ini 1,116 orang, menunjukkan bahwa investor besar mulai keluar dari posisi XRP mereka.

Tampaknya setiap exchange yang berbasis di Amerika Serikat berpotensi menghapus XRP. Namun, salah satu exchange berbasis di China baru-baru ini juga menghapus aset tersebut, hal ini mengisyaratkan kemungkinan exchange global lain menghapus XRP. Namun masih melihat dulu.

 

Sources : Tanya Abrosimova & Lorenzo Stroe on FXStreet

Disclaimer : Metode, angka, teknik, pendapat, saranan atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.