Apakah Bitcoin Mampu Menghentikan Krisis Keuangan?

By 9 Juli 2020Berita

Apakah Bitcoin mampu menghentikan krisis keuangan dan bagaimana cara menghentikan krisis keuangan di masa pandemi Covid-19?

Bitcoin kebal terhadap pencetakan uang berlebih yang dilakukan oleh Federal Reserve AS (Fed) menurut analis blockchain di Weiss Crypto Ratings, yang pada awal Juli 2020 mengecam keputusan terbaru Fed untuk membeli obligasi rongsok korporasi dengan leverage 7 banding 1.

Tindakan pencetakan uang yang diumumkan pada bulan lalu ini akan mencetak $750 miliar untuk disuntikkan pada pasar kredit korporasi. Sejumlah uang ini akan memberi tambahakan likuiditas dan kredit bagi perusahaan-perusahaan besar.

Baca Juga: Investasi Dan Perdagangan Cryptocurrency Legal Secara Syariah 

Namun analis dari Weiss, Bruce Ng dan Juan Villaverde, berargumen pada suatu postingan di 1 Juli 2020, bahwa tindakkan ini tidak akan memperbaiki kejatuhan ekonomi Amerika Serikat, yang disebabkan oleh COVID-19.

“Membeli hutang perusahaan-perusahaan besar yang terhubung secara politik (yang akan bangkrut jika tidak adanya suntikkan dana terus menerus ini) tidak akan menciptakan lapangan kerja baru,” cetus analis dari Weiss, menambahkan juga, “…dan keputusan tersebut juga tidak akan menghasilkan miliaran untuk menutupi kehilangan karena lockdown COVID-19.”

Penyuntikkan dana seperti inilah yang akan menjadi alasan utama orang-orang bergerak untuk mulai menggunakan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya, menurut argumen analis.

Mereka lanjutkan, “Inilah mengapa Bitcoin (dan aset crypto lainnya) akan menjadi uang masa depan. Bank sentral saat ini menghancurkan nilai mata uang kertas utama dunia, dan tidak ada kekuatan apapun di dunia ini yang mampu menghentikan mereka.”

Lalu bagaimana Bitcoin mampu menghentikan krisis keuangan?

Jawabannya menurut Weiss adalah komunitas Bitcoin bertanggung jawab atas kebijakan moneter aset ini — tidak hanya para miners (penambang) seperti yang dikira banyak orang.

“Miners (penambang) Bitcoin BUKAN merupakan pihak yang menentukan kebijakan moneter. Kebijakan tersebut tergantung pada SELURUH anggota komunitas yang menggunakan Bitcoin,” tulis analis.

“Itulah mengapa sangat sulit untuk mengubah bahkan detail terkecil dari operasi Bitcoin,” tulis Weiss, menambahkan, “Mayoritas pengguna harus setuju. Atau tidak akan ada yang berubah.”

Baca Juga: Crypto 13 Juli 2020 : Apakah Musim Altcoins Selangkah Lebih Dekat?

Sebagai buktinya, kita tidak perlu melihat jauh-jauh, drama baru-baru ini yang menyelimuti ‘pajak miners (penambang)’ Bitcoin Cash (BCH), atau rencana pendaan infrastruktur (IFP), yang akan mendanai pengembangan jaringan melalui pemungutan pajak terhadap para miners (penambang).

Meski banyak perusahaan penambang crypto besar yang setuju dengan pengajuan tersebut, yang lainnya tidak setuju. Berujung pada keributan, yang banyak terjadi di media sosial, berujung pada penarikan kebijakan moneter BCH.

Weiss Crypto Ratings mengatakan bahwa cryptocurrency merupakan satu-satunya wujud uang yang bisa menghasilkan prestasi seperti kisah diatas dan mampu untuk menumbangkan sistem keuangan saat ini, untuk menghentikan krisis keuangan.

“Dan jika mereka melakukan sekali penyuntikkan dana, maka kemungkinan mereka akan melakukannya lagi. Ini akan membuat cryptocurrency menjadi satu-satunya alternatif yang jujur untuk kebangkrutan moral yang dialami sistem moneter kita saat ini,” rangkum postingan tersebut.

Jadilah bagian dari pendukung ekonomi yang lebih baik, dengan mulai mengadopsi aset crypto seperti Bitcoin, yang memiliki kemampuan untuk menghentikan krisis keuangan yang dapat terjadi kemudian hari. Anda bisa mulai investasi Bitcoin dengan mendaftar akun di Bitocto Exchange, yang sudah aman dan terdaftar di BAPPEBTI.

Deposit awal mulai dari IDR 50 RIBU saja, sudah dapat edukasi gratis langsung dengan Customer Support kami di WhatsApp 0877-9888-6840, dan bergabunglah dengan para investor crypto di komunitas Telegram kami http://t.me/bitocto

Baca Juga: 

Source : Greg Thomson on decrypt.co

Disclaimer : Metode, angka, teknik, atau indikator yang disajikan pada berita ini berasal dari sumber yang tertera, tidak boleh diasumsikan akan menguntungkan dan tidak akan menimbulkan kerugian. Berita ini disampaikan dengan tujuan sebagai bahan edukasi dan informasi, dan bukan merupakan saran investasi. Penulis, penerbit, dan semua afiliasi tidak bertanggung jawab atas hasil transaksi anda.