Apa Itu USDT?

By 26 Oktober 2020Academy

Apa itu Tether (USDT)?

Tether merupakan cryptocurrency berbasis blockchain yang sirkulasinya didukung oleh jumlah yang setara dengan mata uang fiat tradisional, seperti dolar, euro, dan yen yang disimpan pada rekening bank yang ditunjuk. Token Tether, token asli jaringan Tether, diperdagangkan dibawah simbol USDT.

Tether termasuk dalam jenis cryptocurrency baru yang disebut stablecoin yang bertujuan untuk menjaga valuasi cryptocurrency tetap stabil, sebagai lawan dari perubahan besar yang diamati dari harga cryptocurrency populer seperti Bitcoin dan Ethereum. Ini akan memungkinkan Tether untuk digunakan sebagai media pertukaran dan mode penyimpan nilai, bukannya digunakan sebagai media investasi spekulatif.

Tether dengan spesifik tergolong pada kategori stablecoin yang dijamin mata uang fiat. Kategori stablecoin lainnya adalah stablecoin yang dijamin crypto (menggunakan cadangan mata uang crypto sebagai jaminan), atau ada juga stablecoin tanpa jaminan (tidak memiliki jaminan apapun, namun beroperasi dengan cara yang mirip dengan bank cadangan untuk mempertahankan pasokan token tertentu, tergantung situasi ekonominya).

Tether secara khusus dirancang untuk membangun jembatan yang diperlukan antara mata uang fiat dan cryptocurrency dan menawarkan stabilitas, transparansi, dan biaya transaksi minimal kepada pengguna. Tether berpatokan dengan dolar AS dan mempertahankan rasio 1:1 dengan dolar AS untuk nilainya. Namun, tidak ada jaminan yang diberikan oleh Tether Ltd. untuk hak penebusan atau penukaran Tether dengan uang sungguhan — dalam artian, Tether tidak dapat ditukar dengan dolar AS.

Sejarah dan Asal Mula USDT

Berawal dari whitepaper yang diterbitkan online pada Januari 2012, J.R. Willett menggambarkan kemungkinan pembuatan mata uang baru di atas Protokol Bitcoin. Willett melanjutkan untuk membantu mengimplementasikan ide ini dalam cryptocurrency Mastercoin, yang merupakan bagian dari Mastercoin Foundation (yang kemudian berganti nama menjadi Omni Foundation) untuk mempromosikan penggunaan “lapisan kedua” baru ini. Protokol Mastercoin akan menjadi fondasi teknologi cryptocurrency Tether, dan salah satu anggota asli Mastercoin Foundation, Brock Pierce, akan menjadi salah satu pendiri Tether. Pendiri Tether lainnya, Craig Sellars, CTO dari Mastercoin Foundation.

Pada mulanya Tether bernama “Realcoin”, diumumkan pada Juli 2014 oleh para pendiri Brock Pierce, Reeve Collins, dan Craig Sellars sebagai startup berbasis di Santa Monica. Token pertama dikeluarkan pada 6 Oktober 2014, di blockchain Bitcoin. Ini dilakukan dengan menggunakan Omni Layer Protocol. Kemudian pada 20 November 2014, CEO Tether, Reeve Collins mengumumkan bahwa proyek ini diubah nama menjadi “Tether”. Perusahaan juga mengumumkan bahwa proyek telah memasukki beta privat, yang mendukung “Token Tether+” untuk 3 mata uang: USTether (US+) untuk dolar AS, EuroTether (EU+) untuk euro, dan YenTether (JP+) untuk yen Jepang.

Pada 25 Februari 2015 perdagangan dimulai. Pada Desember 2016, Tether meluncurkan 6 juta USDT, jumlah ini enam kali lebih besar dari yang diluncurkan tahun sebelumnya. Terlihat per Januari 2017 hingga September 2018, jumlah Tether yang beredar bertumbuh sekitar $10 juta menjadi sekitar $2.8 miliar. Pada awal 2018 Tether menyumbang sekitar 10% dari volume perdagangan Bitcoin, dan menakjubkannya memasuki musim panas 2018, Tether menyumbang hingga 80% volume perdagangan Bitcoin.

Pada Juni 2017, Omni Foundation dan Charlie Lee mengumumkan bahwa Tether akan segera diterbitkan di lapisan Omni Litecoin. Kemudian pada September 2017, Tether mengumumkan mereka akan meluncurkan token ERC-20 tambahan untuk dolar Amerika Serikat dan euro di blockchain Ethereum. Tether kemudian mengkonfirmasi token ethereum diluncurkan. Saat ini, ada total empat token Tether yang berbeda: Penambatan dolar Amerika Serikat pada lapisan Omni Bitcoin, penambatan euro pada lapisan Omni Bitcoin, penambatan dolar Amerika Serikat sebagai token ERC-20, dan penambatan euro sebagai token ERC-20.

15 September 2017 USDT merilis pengesahan pertama yang dilakukan oleh Friedman LLP, mengonfirmasi bahwa Tether memiliki cadangan USD sebesar $443 juta. Sayangnya pada bulan November 2017 USDT diretas ketika 31 juta Tether dipindahkan dari dompet treasury Tether ke alamat walet Bitcoin yang tidak sah. Untuk mencegah dana itu dibelanjakan, hard-fork pun dimulai.

31 Januari 2018, penerbitan Tether berlangsung cepat dan hiruk pikuk. Sementara pada waktu yang sama harga Bitcoin merosot. Tether meluncurkan 850 juta USDT, lebih dari satu bulan sebelumnya. Sekitar 250 juta USDT diciptakan dipertengahan bulan kejatuhan harga Bitcoin.

1 Juni 2018, pengesahan kedua dirilis, dilakukan oleh firma hukum Freeh, Sporkin & Sullivan. Ini menegaskan bahwa Tether memiliki cadangan USD sebesar $2.5 miliar. Namun FSS bukanlah sebuah kantor akuntan dan “Intinya adalah audit tidak dapat diperoleh,” kata Stuart Hoegner, Penasihat Umum Tether, kepada Bloomberg.

14 Oktober 2018, di tengah kekhawatiran atas solvabilitas perusahaan dan kemampuannya untuk membangun hubungan perbankan, patokan nilai Tether tergelincir lagi, kali ini menjadi $0.92, menurut CoinMarketCap, yang mengumpulkan harga dari bursa utama. Kemudian di 24 Oktober 2018 USDT mengumumkan telah “menebus sejumlah besar USDT” dan sekarang akan membakar 500 juta USDT, mewakili penebusan tersebut. Menurut perusahaan tersebut, sisa 446 juta USDT pada perbendaharaannya akan digunakan sebagai “langkah persiapan untuk penerbitan USDT di masa depan.”

1 November 2018, Tether merilis pengesahan ketiganya, dilakukan oleh Bank Deltec yang mengonfirmasi bahwa perusahaan memiliki cadangan USD sebesar $1.8 miliar.

31 Desember 2018, Tether mengeluarkan lebih dari 1 miliar tether.

17 April 2019, Tether tayang pada jaringan Tron sebagai token TRC-20.

8 November 2019, USDT mengatakan bahwa stablecoin telah kembali ‘didukung sepenuhnya’.

Januari 2020, USDT menambahkan hingga 900 juta token yang hampir 22% dari total keseluruhan persediaan.

Catatan : Ada 3 jenis token USDT yaitu Ethereum based (ERC-20), Tron based (TRC-20), dan Omni based (OMNI). Jenis USDT yang didukung pada Bitocto adalah ERC-20

Harga TerkiniUSD 1
ROI (est. sejak waktu peluncuran)0.10%
Kapitalisasi PasarUSD 15 786 338 735
Peringkat Pasar#3
Suplai Beredar15 771 114 153 USDT
Suplai MaksimalNo Data
Harga Tertinggi Sepanjang MasaUSD 1.21 (May 2017)
Harga Terendah Sepanjang MasaUSD 0 (Sep 2019)
Volume Perdagangan 24 JamUSD 44 583 955 410
Sumber: CoinMarketCap 16 OCT 2020

Lihat Whitepaper Tether disini